Warga desak pemerintah gercep benahi jalan berlubang di Manado: Berbahaya dan ganggu keindahan kota

Warga desak pemerintah gercep benahi jalan berlubang di Manado: Berbahaya dan ganggu keindahan kota
Ringkasan Berita:
  • Persoalan jalan berlubang masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat di Kota Manado, Sulawesi Utara.
  • Meski upaya perbaikan terus dilakukan, nyatanya kondisi jalan yang "bopeng" kian sering ditemui di sejumlah titik strategis.
  • Berdasarkan pantauan di lapangan, salah satu titik yang cukup memprihatinkan berada di Jalan Pierre Tendean (Boulevard).
 

nurulamin.proPersoalan jalan berlubang masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Meski upaya perbaikan terus dilakukan, nyatanya kondisi jalan yang "bopeng" kian sering ditemui di sejumlah titik strategis, mulai dari pusat bisnis hingga kawasan perkantoran.

Berdasarkan pantauan di lapangan, salah satu titik yang cukup memprihatinkan berada di Jalan Pierre Tendean (Boulevard).

Di kawasan yang menjadi urat nadi bisnis dan pariwisata Manado ini, ditemukan sejumlah lubang dengan ukuran bervariasi.

Meski ada beberapa titik yang sudah mendapatkan penambalan, lubang besar dan dalam masih menganga, terutama di seputaran MTC.

Kondisi ini sangat membahayakan, khususnya bagi kendaraan yang keluar dari jalan penghubung ke arah Samrat.

Kedalaman lubang tersebut berpotensi membuat kendaraan roda dua oleng, sementara kendaraan roda empat akan merasakan guncangan hebat jika terperosok.

Andy, salah seorang warga yang melintas, menyuarakan keresahannya dan meminta pihak terkait segera mengambil langkah nyata.

"Ini membahayakan serta mengganggu keindahan kota," katanya.

Pemandangan serupa juga terlihat di Jalan 17 Agustus.

Di jalur yang padat oleh aktivitas ASN ini, sebagian lubang memang telah ditutup, namun masih ada lubang besar yang tersisa tepat di tengah jalan. 

Hal ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada agar tidak kehilangan keseimbangan.

Tak jauh dari situ, di kawasan Jalan Balai Kota Tikala, sisa-sisa lubang yang belum tersentuh perbaikan juga masih dijumpai.

Selain mengancam keselamatan, keberadaan jalan rusak ini memberikan kesan kumuh pada wajah kota.

Kondisi lubang yang tampak "masih baru" juga ditemukan di Jalan Bethesda menuju Jalan Pierre Tendean, tepatnya di pertigaan arah kampus.

Banyak pengendara terpaksa banting setir untuk menghindari lubang atau memperlambat laju kendaraan secara mendadak.

Buffer, warga lainnya, menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh setengah-setengah dalam melakukan pemeliharaan infrastruktur.

Ia berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh hingga tuntas.

"Harus diperbaiki," katanya.

Menurutnya, jalan rusak tidak hanya merusak komponen kendaraan, tetapi juga merusak estetika kota Manado.

"Kesannya jorok, apalagi jika ada genangan air," katanya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera bergerak cepat melakukan pengaspalan kembali demi menjamin keselamatan pengguna jalan dan menjaga citra Manado sebagai kota pariwisata.

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan