
Warga Empat Desa di Kecamatan Ranamese Gotong-Royong Perbaiki Jalan Rusak
Warga dari empat desa yang terletak di Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, yaitu Desa Watu Mori, Desa Satar Lahing, Lalang, dan Desa Torok Golo, melakukan kegiatan gotong-royong secara swadaya untuk memperbaiki titik-titik jalan yang rusak parah di sepanjang jalan Golo Mongkok-Satar Lahing.
Kegiatan ini dilakukan dengan partisipasi aktif masyarakat setempat, terutama laki-laki dari berbagai usia, mulai dari orang tua hingga pemuda. Mereka menggunakan alat seperti linggis, pacul, dan skop untuk melakukan perbaikan badan jalan yang rusak. Tampak pula warga sedang menggali saluran drainase, menyusun batu, mencampur semen dan pasir, serta memasang campuran di bagian jalan yang rusak.
Selain itu, para warga juga membawa bekal masing-masing selama proses pengerjaan. Proses perbaikan ini juga turut dipantau oleh Camat Ranamese Agustinus Harum bersama Sekretaris Camat dan staf lainnya.
Inisiatif Warga dan Dukungan DPRD
Camat Ranamese, Agustinus Harum, menjelaskan bahwa warga empat desa tersebut melakukan perbaikan jalan secara swadaya. Proses pekerjaan dimulai pada Senin, 8 Desember 2025. Menurutnya, inisiatif ini berasal dari kepedulian masyarakat terhadap kondisi jalan yang sangat strategis bagi akses transportasi antar desa dan kota.
Agustinus menyebutkan bahwa perbaikan jalan ini didukung oleh sejumlah anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur dari Dapil Borong-Ranamese. Ia menekankan bahwa warga yang terlibat dalam pekerjaan ini adalah mereka yang memiliki kendaraan baik motor maupun mobil, serta warga yang peduli terhadap kondisi jalan.
"Jadi untuk sementara, warga dari masing-masing desa ini memperbaiki titik-titik jalan yang rusak parah. Warga yang kerja ini adalah yang punya kendaraan baik motor maupun mobil dan juga warga yang peduli, termasuk ada dukungan dari Anggota DPRD Dapil Borong-Ranamese," ujarnya.
Pentingnya Jalan Golo Mongkok-Satar Lahing
Menurut Agustinus, jalan Golo Mongkok-Satar Lahing sangat strategis karena menjadi jalur utama menuju tiga desa di sebelah sungai Wae Musur, yaitu Desa Lalang, Satar Lahing, dan Torok Golo. Selain itu, jalan ini juga digunakan masyarakat untuk akses dari dan menuju Kota Borong, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.
Agustinus menjelaskan bahwa Desa Watu Mori juga terlibat dalam kegiatan ini karena wilayah mereka juga melalui jalan tersebut. "Kenapa Desa Watu Mori juga terlibat karena ini wilayah mereka, mereka juga gunakan jalan ini untuk mengangkut hasil pertanian," tambahnya.
Apresiasi kepada Warga
Agustinus menyampaikan apresiasi kepada warga empat desa tersebut, karena menurutnya mereka sangat peduli dengan kondisi kerusakan jalan tanpa menunggu anggaran perbaikan dari Pemkab Manggarai Timur. Ia menambahkan bahwa saat ini Pemerintah Daerah belum dapat memperbaiki jalan tersebut karena keterbatasan anggaran, terutama karena sedang dilakukannya efisiensi anggaran.
Ia berharap pada tahun anggaran 2026, Pemkab Manggarai Timur bisa segera memperbaiki jalan tersebut.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar