Warga rusun PIK alami ISPA hingga sesak napas imbas tumpukan sampah

Warga rusun PIK alami ISPA hingga sesak napas imbas tumpukan sampah

nurulamin.pro, CAKUNG -Warga Rusunawa PIK 2 Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur mengeluhkan keberadaan dampak tumpukan sampah dekat tempat tinggal mereka.

Ketua RT 06/20 Penggilingan, Nur Efendi mengatakan tumpukan sampah dekat unit Rusun PIK tersebut tak hanya mengakibatkan bau tidak sedap tapi juga berisiko mengganggu kesehatan warga.

Bukan tanpa sebab bau busuk dari tumpukan sampah yang ada bahkan tercium hingga lantai 12 Rusun PIK 2, sehingga menimbulkan gangguan pernapasan pada warga.

"Kasihan yang ada bayi, ngeluhnya kena ISPA (infeksi saluran pernapasan akut). Orang-orang tua, Lansia yang sudah sepuh juga sesak napas," kata kata Nur di Jakarta Timur, Sabtu (3/1/2026).

Warga penghuni Rusun PIK 2 mencontohkan mereka bahkan nyaris tidak pernah membuka jendela unit tempat tinggalnya, karena khawatir bau dan lalat seketika masuk.

Namun hal tersebut tidak menyelesaikan, karena meski warga sudah menutup rapat jendela unit Rusun tempat tinggalnya tapi bau tidak sedap dari tumpukan sampah tetap masuk terbawa angin.

"Saya enggak pernah buka jendela, apa lagi kalau habis hujan, Kalau dibuka, lalat pada masuk dan baunya ini banget. Apalagi kalau habis ada bongkar sampah di lokasi," ujarnya.

Nur menuturkan warga berharap masalah tumpukan sampah dekat Rusun PIK tempat tinggal mereka ini dapat segera teratasi, agar tidak terus merugikan kesehatan masyarakat.

Terlebih masalah tumpukan sampah dekat Rusun PIK 2 ini sudah lama terjadi, bahkan beberapa sempat viral di media sosial karena sampah menumpuk hingga menutup akses jalan.

"Sangat mengeluh banget. Pokoknya tiap hari itu bikin status (medsos), ini sudah kayak (TPST) Bantargebang kecil, Ini sudah mengalahkan Bantagebang," tuturnya.

Sebelumnya tumpukan sampah pada akses jalan, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur dikeluhkan warga karena menimbulkan bau tidak sedap.

Berdasarkan aduan pada aplikasi Jakarta Kini (Jaki) dengan nomor JK2601010087 warga mengeluhkan bau tumpukan sampah tersebut bahkan tercium hingga ke Rusun PIK 2 di dekat lokasi.

"Butuh segera ditindaklanjuti karena bau sampah sampai ke lantai 12 Rusun, baunya sangat semeberbak," kata pelapor dalam aduannya di aplikasi Jaki yang dibuat, Kamis (1/1/2026).

Awak media sudah berupaya mengonfirmasi aduan warga atas tumpukan sampah tersebut kepada Kepala Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Julius Monangta.

Namun hingga berita ditulis orang nomor satu di Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur tidak memberikan respons apapun terkait keluhan warga yang terdampak bau tumpukan sampah.

Baca berita nurulamin.prolainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan