
Tren Warna Rambut 2026 yang Menarik Perhatian Dunia Kecantikan
Di tengah perkembangan industri kecantikan yang terus berkembang, tren warna rambut tahun 2026 mulai menarik perhatian banyak orang. Wisnu Gandara, seorang hairdresser senior dari Irwan Team Hair Design, memberikan prediksi mengenai pergerakan tren warna rambut di masa depan.
Prediksi Tren Warna Rambut 2026
Wisnu mengungkapkan bahwa tren warna rambut pada akhir 2025 hingga awal 2026 akan didominasi oleh rona-rona netral dengan pantulan lembut. Hal ini berdasarkan pengamatan terhadap Pantone 2026 yang baru saja dirilis, yang menghadirkan warna Cloud Dancer sebagai salah satu pilihan utama.
Cloud Dancer digambarkan sebagai putih yang lembut (soft white), tidak terlalu dingin seperti putih optik, dan tidak terlalu hangat. Nuansa keseimbangan dan ketenangan yang diberikan oleh warna ini membuatnya menjadi pilihan yang menarik untuk berbagai jenis kulit.
Keunikan Warna Putih Lembut
Menurut Wisnu, warna putih lembut dengan kesan tidak terlalu terang akan memberi ruang eksplorasi bagi variasi blonde yang lebih wearable untuk tampilan sehari-hari. Ini berarti, para penggemar warna rambut bisa memilih warna yang lebih alami dan nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Sementara itu, warna ash masih tetap diminati, namun dengan karakter baru. Jika sebelumnya ash identik dengan efek silver, kini versi yang lebih disukai adalah ash dengan pantulan mocca sehingga tampilannya tampak natural.
Perubahan Tren Warna Silver
Di sisi lain, warna silver yang dulu sempat menjadi primadona kini perlahan ditinggalkan. Beberapa tahun lalu hampir semua orang ingin tampil dengan rambut bernuansa abu keperakan, yang identik dengan kesan futuristik. Kini tren rambut silver sudah hilang sepenuhnya terutama di Jakarta, meski masih diminati di beberapa daerah lainnya.
Persiapan untuk Tren Cloud Dancer
Menyambut tren warna Cloud Dancer, Wisnu menjelaskan bahwa dirinya sedang mendalami warna tersebut dan teknik-teknik pewarnaannya. Mengingat ronanya yang sangat terang, mungkin tak sedikit orang yang khawatir warna tersebut kurang cocok dengan tone kulit.
Namun, Wisnu menegaskan bahwa tak perlu khawatir karena hairdresser akan menyesuaikan tone warna rambut dengan undertone kulit. Jadi yang menentukan cocok atau tidaknya bukan seberapa terang atau gelap warnanya, melainkan apakah pantulan warnanya selaras dengan warna kulit.
"Jika pantulannya sesuai, baik warna blonde atau broken white sekalipun tetap bisa cocok di semua undertone kulit warm, cool, atau neutral," ujarnya.
Pentingnya Kolaborasi dalam Pewarnaan Rambut
Menutup pembicaraan, Wisnu yang telah 26 tahun berkarier di Irwan Team Hair Design, menegaskan bahwa keberhasilan pewarnaan rambut adalah hasil kolaborasi antara pelanggan dan hairdresser.
"Jika proses pewarnaan rambut dikerjakan dengan teknik yang tepat dan rajin dirawat, rambut akan tetap sehat dan warnanya tahan lama," tambahnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar