
Ringkasan Berita:
- Pemuda asal Ngadimulyo bernama Agus (19) tewas tenggelam di Curug Mangir, Kampak, Trenggalek, Jatim pada Sabtu (3/1/2026) sore.
- Korban menghilang sekitar pukul 16.00 WIB saat mandi bersama tiga rekannya dan ditemukan oleh tim penyelam Basarnas pada pukul 18.15 WIB.
- Jasad ditemukan di dasar curug tidak jauh dari lokasi awal hilang dan kini telah dibawa ke Puskesmas Kampak untuk penanganan medis.
nurulamin.pro, TRENGGALEK- Suasana libur akhir pekan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), berubah menjadi duka mendalam.
Seorang pemuda bernama Agus (19) dilaporkan tewas tenggelam saat menikmati keindahan alam di Curug Mangir, Desa Bogoran, Kecamatan Kampak, Trenggalek, Sabtu (3/1/2026).
Korban yang merupakan warga Desa Ngadimulyo ini, ditemukan sudah tidak bernyawa oleh tim penyelam dari Basarnas di dasar curug, setelah menghilang selama beberapa jam di bawah permukaan air.
Kronologi Kejadian: Berawal dari Wisata Bersama Teman
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Agus datang ke Curug Mangir tidak sendirian. Ia bersama tiga orang rekannya sengaja berkunjung untuk berwisata, dan mandi di area curug yang dikenal memiliki aliran air yang cukup dalam.
Koordinator Pos Basarnas Trenggalek, Bayu Prasetyo, mengonfirmasi bahwa korban diduga kehilangan kendali saat sedang mandi di lokasi tersebut.
"Korban berwisata bersama tiga rekannya di Curug Mangir. Saat mandi di lokasi, korban diduga tenggelam," ujar Bayu saat dikonfirmasi, Sabtu (3/1/2026) malam.
Evakuasi Menegangkan: Tim SAR Menyelam ke Dasar Curug
Merespons laporan darurat tersebut, satu tim rescue dari Pos SAR Trenggalek langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
Mengingat kondisi medan yang merupakan air terjun dengan kedalaman tertentu, tim SAR memutuskan untuk melakukan pencarian dengan metode penyelaman.
Pencarian yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut, akhirnya membuahkan hasil. Namun sayangnya, Agus ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
"Hasil pencarian, pada pukul 18.15 WIB korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan di dasar sungai atau curug, tidak jauh dari lokasi pertama kali hilang," terang Bayu.
Penanganan Jenazah
Sesaat setelah dievakuasi ke daratan, jenazah korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat menggunakan mobil ambulans, untuk dilakukan pemeriksaan luar.
"Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kampak untuk penanganan lebih lanjut," pungkas Bayu.
Kejadian ini, menjadi pengingat keras bagi para wisatawan untuk selalu waspada, dan memperhatikan aspek keselamatan saat beraktivitas di objek wisata air, terutama di lokasi yang memiliki kedalaman cukup ekstrem.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar