Zulkifli Hasan Dikritik Ibu-Ibu, Kok Tidak Bantu? Saat Olahraga: Saya Lelah Bawa Beras

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan Dihujat Netizen

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjadi sorotan setelah video yang menunjukkan dirinya memanggul karung beras saat mengunjungi korban banjir di Sumatera viral di media sosial. Video tersebut menampilkan Zulhas dengan kemeja putih, celana hitam, dan sepatu bot sambil membawa karung beras. Ia juga terlihat menyapa para korban dan memberikan dukungan moril.

Namun, video ini justru memicu berbagai respons dari netizen. Banyak yang menilai aksi Zulhas hanya sekadar pencitraan semata. Mereka merasa bahwa tindakan itu tidak cukup untuk mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat. Bahkan, banyak netizen yang menyampaikan kritik melalui komentar di media sosial.

"Keren pak, ini sedang shooting apa pak???", tulis salah satu netizen. "Sok jadi pahlawan," tulis netizen lainnya. "Manggul-manggul beras maksudnya apa??? Duh ini orang," ujar netizen lainnya.

Tanggapan Zulkifli Hasan

Zulhas akhirnya buka suara mengenai kritik yang ia terima. Ia menjelaskan bahwa aksinya memanggul beras berawal dari kebiasaan yang diajarkan oleh ibunya sejak kecil. Menurutnya, kebiasaan itu adalah bentuk pengajaran bahwa orang yang berguna adalah orang yang selalu memberi, baik dalam keadaan senang maupun susah.

"Saya diperintah ibu saya almarhum, tiap hari itu harus memberikan bantuan," kata Zulhas dalam acara BIG Conference 2025 di Jakarta Selatan pada Senin (8/12/2025). Ia juga menyebut bahwa ia sudah terbiasa memberi sejak usia enam tahun. Kebiasaan ini terus ia lakukan hingga sekarang, termasuk ketika melakukan kunjungan ke daerah.

Zulhas juga mengungkapkan bahwa ia selalu membawa beras ukuran lima kilogram untuk dibagi-bagi. "Setiap saya ke daerah, tanya saja teman-teman saya, saya bagi-bagi beras. Biasa itu saya gotong beras, bisa 500, bisa 1000. Lima kilo," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyebut bahwa ia selalu menyediakan uang di dalam tasnya. Setiap pulang dari kunjungan, pasti isi tasnya sudah kosong karena uangnya sudah dibagi-bagi.

Respons PAN

PAN merespons video Zulhas yang viral. Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN, Viva Yoga Mauladi, menanggapi tudingan bahwa Zulhas hanya mencari simpati. Ia menyatakan bahwa Zulhas tidak sedang melakukan pencitraan. Menurutnya, sosok Zulhas mudah tergerak hatinya ketika ada masyarakat yang tengah membutuhkan bantuan.

"Bang Zul mengangkut karung atau membantu membersihkan rumah dari lumpur bukanlah untuk pencitraan," kata Viva. "Itu murni dari hatinya."

Viva turut berterima kasih kepada masyarakat yang mengkritik Zulhas. Namun, ia kembali menegaskan bahwa Zulhas merupakan sosok yang bekerja serius demi kepentingan bangsa dan negara.

"Atas penilaian itu, Bang Zul mengucapkan terima kasih atas kritik dan sarannya," ujarnya. "Tapi Bang Zul akan tetap bekerja serius untuk kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara, berapapun nilai yang diberikan oleh masyarakat."

Kunjungan ke Lokasi Bencana

Sebelumnya, Zulhas melakukan kunjungan ke lokasi bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumbar pada 30 November 2025. Dia turut mengabadikan momen kunjungannya tersebut dengan mengunggah video di akun Instagram pribadinya.

Dalam caption yang dituliskan, Zulhas mengungkapkan dukacita yang mendalam bagi korban bencana tersebut. "Di tengah genangan yang menelan jejak kehidupan, kita kembali diingatkan betapa rapuhnya segalanya. Di Padang, air bah bukan hanya merusak rumah tapi juga merenggut tawa, kenangan, dan rasa aman," tulisnya.

Zulhas pun turut mendoakan agar kondisi para korban dipulihkan dan dapat beraktivitas seperti sedia kala. Selain itu, dia juga menyebut janji pemerintah yang akan membangun kembali rumah korban terdampak.

"Semoga setiap langkah pemulihan membawa kembali harapan bagi mereka yang kehilangan. Insyaallah, pemerintah akan bangun kembali rumah-rumah itu," ujarnya.

Tindakan Nyata

Dalam video tersebut, Zulhas juga terlihat langsung memasuki salah satu rumah yang terdampak dan membersihkan lumpur menggunakan cangkul. "Boleh, Pak, bantu Ibu bersih-bersih," ujar Zulhas.

Ia juga menemui seorang wanita yang berprofesi sebagai penjahit dan berjanji akan mengganti mesin jahitnya yang hanyut diterjang banjir dan longsor. "Nanti saya pribadi bantu modal usaha, ya. Biar semangat lagi ya, Bu," kata Zulhas.

Kesimpulan

Meskipun ada kritik dari netizen, Zulhas tetap berkomitmen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak larut dalam emosi, tetapi fokus pada bantuan nyata bagi korban banjir bandang di Sumatera.

"Mau ngatain saya enggak ada masalah, enggak apa-apa. Saya maafkan, tapi bantulah saudara-saudara kita yang ada di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara," katanya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan