
Penurunan IPM di Jawa Timur Tahun 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tahun 2025 untuk seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Hasilnya menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) di hampir seluruh daerah mengalami peningkatan. Dari 29 kabupaten di Jawa Timur, terdapat 10 kabupaten dengan capaian IPM tertinggi, menandakan kemajuan signifikan dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan standar hidup.
IPM digunakan sebagai indikator utama untuk melihat tingkat pembangunan manusia di suatu wilayah. Semakin tinggi angka IPM, semakin baik kualitas SDM di daerah tersebut.
Daftar Kabupaten dengan IPM Tertinggi
-
Kabupaten Sidoarjo IPM 83,35
Sidoarjo kembali menempati posisi kabupaten dengan SDM terbaik di Jawa Timur. Peningkatan pengeluaran riil per kapita dan kemajuan pada sektor pendidikan menjadi faktor utama naiknya IPM daerah ini. -
Kabupaten Gresik IPM 79,69
Gresik mempertahankan posisinya sebagai kabupaten industri dengan kualitas SDM kuat. Perekonomian yang stabil dan akses pendidikan yang baik mendorong peningkatan IPM setiap tahun. -
Kabupaten Magetan IPM 77,58
Magetan masuk tiga besar berkat peningkatan konsisten dalam layanan kesehatan dan pendidikan. Kemajuan sosial-ekonomi masyarakatnya turut memberi dorongan besar pada peningkatan kualitas SDM. -
Kabupaten Mojokerto IPM 77,46
Kabupaten Mojokerto menunjukkan tren positif dalam tiga tahun terakhir. Perbaikan fasilitas kesehatan dan pertumbuhan ekonomi lokal ikut memperkuat capaian IPM. -
Kabupaten Lamongan IPM 76,81
Lamongan mencatat peningkatan merata di seluruh komponen IPM, terutama dalam pendidikan dan daya beli masyarakat. -
Kabupaten Jombang IPM 76,37
Sebagai daerah yang dikenal dengan pusat pendidikan pesantren, Jombang terus memperkuat capaian IPM melalui peningkatan kualitas pendidikan formal dan nonformal. -
Kabupaten Kediri IPM 76,09
Kabupaten Kediri mempertahankan kondisinya sebagai daerah dengan SDM matang. Peningkatan infrastruktur pendidikan dan kesehatan menjadi faktor pendukung. -
Kabupaten Nganjuk IPM 75,89
Nganjuk berhasil naik peringkat dengan perbaikan bertahap pada aspek ekonomi dan pendidikan. Angka harapan lama sekolah yang meningkat menjadi penopang utama. -
Kabupaten Tulungagung IPM 75,88
Tulungagung menunjukkan kinerja stabil dengan penguatan sektor kesehatan dan meningkatnya kemampuan daya beli masyarakat. -
Kabupaten Madiun IPM 75,47
Melengkapi daftar 10 besar, Kabupaten Madiun mencatat peningkatan di seluruh indikator IPM. Perbaikan kualitas layanan publik menjadi salah satu kunci kemajuan SDM daerah ini.
Perkembangan IPM di Jawa Timur
Secara keseluruhan, IPM Jawa Timur tahun 2025 mencapai 76,13, naik dari 75,35 pada tahun 2024. Kenaikan ini menunjukkan pembangunan manusia di provinsi tersebut semakin membaik dan merata.
Meski beberapa daerah masih berada pada kategori IPM sedang, tren peningkatan yang konsisten menjadi sinyal positif bagi pembangunan jangka panjang. Namun, masih ada tantangan yang perlu diatasi, terutama di daerah-daerah dengan IPM di bawah rata-rata nasional.
Faktor yang Mempengaruhi IPM
Beberapa faktor utama yang memengaruhi peningkatan IPM antara lain:
- Peningkatan kualitas pendidikan: Banyak kabupaten telah meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, termasuk peningkatan jumlah sekolah dan pelatihan guru.
- Perbaikan kesehatan: Akses layanan kesehatan yang lebih baik dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan menjadi faktor penting dalam peningkatan IPM.
- Perekonomian yang stabil: Pertumbuhan ekonomi yang konsisten membantu meningkatkan penghasilan masyarakat dan kualitas hidup secara keseluruhan.
- Infrastruktur yang memadai: Pengembangan infrastruktur seperti jalan, air bersih, dan listrik juga berkontribusi pada peningkatan kualitas SDM.
Tantangan yang Masih Ada
Meskipun IPM mengalami peningkatan, beberapa daerah masih menghadapi tantangan. Misalnya, daerah dengan IPM rendah sering kali menghadapi masalah seperti kurangnya akses ke pendidikan berkualitas, keterbatasan layanan kesehatan, dan pengangguran yang tinggi. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah daerah perlu memperkuat program pembangunan manusia yang berkelanjutan.
Kesimpulan
Peningkatan IPM di Jawa Timur tahun 2025 menunjukkan bahwa pembangunan manusia di provinsi ini semakin berkembang. Meski masih ada daerah dengan IPM yang belum optimal, tren peningkatan yang konsisten menjadi bukti bahwa upaya pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas SDM terus berjalan. Dengan terus memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, IPM Jawa Timur diharapkan bisa terus meningkat dalam waktu dekat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar