11 Tahun Berkontribusi, Sapriawan Jadi PPPK Pemkot Pangkalpinang

11 Tahun Berkontribusi, Sapriawan Jadi PPPK Pemkot Pangkalpinang

Kehidupan Seorang Juru Foto yang Akhirnya Dihargai

Sapriawan (47), seorang juru foto Pemerintah Kota Pangkalpinang, menunjukkan senyum lebar di wajahnya. Jumat (12/12/2025) menjadi hari yang tak akan pernah ia lupakan, karena penantian panjang selama 11 tahun akhirnya terbayar.

Bang Iwan, demikian panggilan akrabnya, resmi dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sejak pagi, ia tampak rapi dengan seragam biru khas Korpri. Namun, alih-alih berdiri di barisan peserta upacara hingga selesai, ia masih setia memanggul kamera DSLR kesayangannya.

Bang Iwan bukanlah nama asing di lingkungan Setda Kota Pangkalpinang. Sejak pertama kali diangkat sebagai tenaga honorer di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), aktivitasnya selalu sama, mengikuti setiap agenda kepala daerah, baik Wali Kota maupun Wakil Wali Kota untuk memastikan setiap momen terekam dengan baik.

Di balik setiap foto yang tampil di media sosial pemimpin daerah, ada kerja sunyi Bang Iwan. Kamera DSLR adalah rekan kerja yang menemaninya bertahun-tahun, dari pagi hingga malam, dari ruang rapat hingga lokasi kegiatan lapangan di bawah terik matahari.

"Alhamdulillah hari ini saya resmi dilantik sebagai PPPK. Penantian panjang selama ini tidak sia-sia," ujar Iwan dengan mata berkaca-kaca selepas pelantikan kepada berita, Jumat (12/12/2025).

Ia mengakui perjalanan menuju status PPPK tidak mudah. Namun, keteguhan dan rasa cintanya pada pekerjaan membuatnya bertahan.

"Prosesnya cukup panjang, tapi semuanya terbayar dengan hasil hari ini. Ini menjadi penyemangat baru untuk bekerja lebih baik dan memberi pelayanan maksimal," lanjutnya.

Bagi Iwan, bertahan di Pemkot Pangkalpinang bukan hanya soal pekerjaan. Ia merasa lingkungannya seperti keluarga kedua, tempat di mana ia tumbuh, belajar, dan dihargai.

"Anak abang dua& kalau gaji cukup la untuk makan sehari-hari, untuk kebutuhan lain Insyaallah cukup juga la. Kenapa tetap bertahan? Karena nyaman. Dari zaman Wali Kota Irwansyah sampai Prof Udin, suasananya selalu baik. Dinikmati aja, kalau rezeki tidak kemana," tutur Iwan.

Rekan-rekannya mengenalnya sebagai sosok ramah, rendah hati, dan selalu siap membantu. Setiap momen bersama pimpinan daerah direkamnya tanpa lelah. Baginya, foto yang disukai pimpinan adalah wujud kepuasan batin.

"Apalagi kalau foto itu masuk ke medsos wali kota atau wakil wali kota. Rasanya seperti dapat apresiasi luar biasa," ujar Iwan.

"Saya berharap bisa segera diangkat sebagai P3K full time. Amanah ini besar, dan saya ingin terus meningkatkan kinerja serta memberi kontribusi terbaik untuk Pemkot Pangkalpinang," ujar Iwan.

Bagi Iwan, bekerja di Pemkot bukan sekadar profesi, itu adalah perjalanan hidup yang ia jalani dengan sepenuh hati. Hari ini ia resmi menyandang status PPPK paruh waktu, tetapi dedikasi dan loyalitasnya sudah lama bekerja penuh waktu bahkan lebih.

Dan di balik setiap dokumentasi kegiatan pemerintah kota selama bertahun-tahun, barangkali kita tak pernah benar-benar melihat siapa yang berdiri di balik kamera itu.

Namun hari ini, sorotan itu pantas diarahkan kepadanya, Sapriawan sang juru foto yang akhirnya mendapat pengakuan atas pengabdiannya.

Di antara riuh suasana pelantikan, senyumnya membentang lebar. Kali ini, bukan hanya dirinya yang memotret momen penting itu.

Momen inilah yang justru mengambil gambar dirinya, sebagai bukti bahwa ketekunan selama 11 tahun akhirnya menemukan titik terang.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan