120 Ribu Warga Bogor Belum Terdaftar JKN, BPJS Kesehatan Cibinong Perkuat Kerja Sama dengan Pemda

120 Ribu Warga Bogor Belum Terdaftar JKN, BPJS Kesehatan Cibinong Perkuat Kerja Sama dengan Pemda

Capaian Program Jaminan Kesehatan Nasional di Kabupaten Bogor

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Bogor kini telah mencapai 97,96 persen dari jumlah masyarakat yang terdaftar sebagai peserta. Angka ini menunjukkan bahwa hanya tersisa 0,04 persen lagi untuk mencapai target Universal Health Coverage (UHC). Hal ini disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cibinong, M Ichwansyah Gani, dalam acara Media Gathering yang berlangsung di Restoran Pagi Sore Bogor, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, pada Jumat (12/12/2025).

Ichwansyah menjelaskan bahwa capaian JKN di Kabupaten Bogor per 1 November 2025 berada di angka 97,96 persen. Untuk mencapai target UHC, diperlukan sinergi yang kuat antara BPJS Kesehatan dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Hingga saat ini, Kabupaten Bogor masih memerlukan tambahan 2.525 jiwa agar dapat mencapai target UHC, ujarnya. Saat ini, masih terdapat 120.041 jiwa penduduk yang belum terdaftar sebagai peserta JKN, serta 1.101.718 peserta tidak aktif. Dari jumlah tersebut, segmen PBPU (Penerima Bantuan Iuran) memiliki prosentase terbesar.

Dalam kegiatan media gathering ini, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Cibinong juga menyampaikan perkembangan capaian Program JKN, efektivitas pemanfaatan layanan, serta arah transformasi mutu layanan kesehatan. Melalui berbagai langkah strategis, BPJS Kesehatan terus memastikan agar pelayanan JKN semakin berkualitas dan dapat diakses merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Bogor, ujar Ichwansyah.

Secara nasional, pemanfaatan Program JKN menunjukkan peran yang semakin signifikan dalam sistem kesehatan Indonesia. Hingga Desember 2024, total pemanfaatan layanan mencapai 4,088 miliar kunjungan. Total biaya layanan yang telah dibayarkan mencapai Rp1.087,35 triliun, dengan rata-rata 1,89 juta peserta per hari memanfaatkan layanan kesehatan melalui JKN.

Angka-angka ini menunjukkan bahwa Program JKN bukan hanya skema jaminan kesehatan, tetapi telah menjadi kebutuhan mendasar masyarakat. Program ini memastikan bahwa setiap orang memiliki akses ke layanan yang melindungi, membantu, dan menyelamatkan, ujarnya.

BPJS Kesehatan terus berinovasi melalui perluasan layanan administrasi berbasis digital, termasuk aplikasi Mobile JKN, layanan antar online, dan kemudahan akses informasi. Di fasilitas kesehatan, standar pelayanan juga terus diperkuat agar peserta mendapatkan layanan medis yang responsif, nyaman, dan setara.

Kami ingin peserta juga merasakan pelayanan yang lebih praktis, lebih cepat, dan tanpa pembedaan. Transformasi mutu layanan yang saat ini kami jalankan adalah wujud komitmen untuk memberikan pengalaman terbaik kepada peserta, tegas Ichwansyah.

Dalam kesempatan ini, BPJS Kesehatan juga turut menegaskan kembali penerapan tata nilai organisasi Integritas, Pelayanan Prima, Kolaborasi, dan Inovatif. BPJS Kesehatan juga menyosialisasikan Kode Etik, mekanisme pelaporan pelanggaran (Whistleblowing System), dan ketentuan gratifikasi untuk memastikan layanan berjalan transparan dan akuntabel.

Sebagai upaya memperluas cakupan kepesertaan dan memastikan keberlanjutan JKN, BPJS Kesehatan Cabang Cibinong terus memperkuat sinergi bersama Pemerintah Daerah melalui Nota Kesepakatan (NK) untuk segmen PBPU Pemda.

Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan tentunya rekan-rekan media merupakan kunci keberhasilan JKN di Kabupaten Bogor, tandas Ichwansyah.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan