126 Tenaga Kesehatan Dikerahkan ke Wilayah Bencana

126 Tenaga Kesehatan Dikerahkan ke Wilayah Bencana

Pemerintah Aceh Mengirimkan 126 Tenaga Kesehatan ke Tujuh Wilayah Terdampak Bencana

Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh telah mengirimkan 126 personel Emergency Medical Team (EMT) Terpadu Batch V untuk memperkuat layanan kesehatan di tujuh kabupaten/kota yang terdampak bencana. Tim ini akan bertugas hingga 8 Januari 2026, dengan fokus pada pelayanan kesehatan pasca-bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Aceh sekaligus Ketua Health Emergency Operation Center (HEOC), Ferdiyus, SKM, MKes, menyatakan bahwa pengiriman gelombang kelima ini menambah total tenaga kesehatan yang telah diturunkan ke lokasi bencana menjadi lebih dari 700 orang sejak November lalu. Ia berharap kehadiran EMT Batch V dapat memberikan pelayanan kesehatan optimal dan memastikan keberlanjutan layanan setelah masa tanggap darurat berakhir.

  • Berikut adalah rincian penyebaran tim:

  • Kabupaten Pidie Jaya: 2 tim

  • Aceh Utara: 4 tim
  • Bener Meriah: 2 tim
  • Aceh Tengah: 3 tim
  • Aceh Timur: 4 tim
  • Aceh Tamiang: 4 tim
  • Gayo Lues: 2 tim

Sebanyak 126 personel yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, apoteker, dan tenaga kesehatan dari berbagai subklaster penanggulangan bencana tersebut dibagi ke dalam 21 tim kecil. Mereka tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan langsung, tetapi juga bertugas mempersiapkan masa transisi dimana layanan akan dialihkan ke dinas kesehatan kabupaten/kota setempat.

Ferdiyus menegaskan bahwa seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan tingkat pertama di wilayah terdampak saat ini sudah dapat diakses. Setelah EMT Batch V ini ditarik, pelayanan kesehatan akan sepenuhnya diambil alih oleh tenaga kesehatan kabupaten/kota, terutama puskesmas di wilayah terdampak.

Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan layanan, terutama bagi masyarakat yang masih berada di pengungsian dan kelompok rentan seperti ibu hamil, menyusui, bayi, balita, serta lansia. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemulihan kesehatan menyeluruh pascabencana.

Fokus pada Layanan Kesehatan yang Berkelanjutan

Selain penyebaran tenaga kesehatan, pemerintah Aceh juga fokus pada pemulihan infrastruktur kesehatan di daerah terdampak. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan secara merata dan berkelanjutan. Pemerintah Aceh berkomitmen untuk memastikan bahwa semua warga, terutama yang berada di pengungsian, tetap mendapatkan perawatan medis yang memadai.

Kehadiran EMT Batch V juga membantu mempercepat proses pemulihan kesehatan di daerah terdampak. Dengan adanya tenaga kesehatan yang terlatih dan siap bekerja, masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalani kehidupan sehari-hari pasca-bencana.

Penyediaan Sumber Daya dan Pelatihan

Seluruh tenaga kesehatan yang dikirimkan telah melalui pelatihan khusus untuk menghadapi situasi darurat. Mereka dilengkapi dengan alat dan perlengkapan medis yang diperlukan untuk memberikan layanan kesehatan yang optimal. Selain itu, mereka juga diberikan pengetahuan tentang manajemen bencana dan tindakan darurat agar dapat responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Aceh juga bekerja sama dengan organisasi kesehatan internasional dan lembaga swadaya masyarakat untuk memastikan penyediaan sumber daya dan dukungan yang cukup. Kerja sama ini sangat penting dalam menghadapi tantangan yang muncul akibat bencana alam.

Peran Komunitas dalam Proses Pemulihan

Selain peran pemerintah, partisipasi masyarakat juga sangat penting dalam proses pemulihan. Masyarakat di daerah terdampak didorong untuk aktif dalam kegiatan pencegahan dan mitigasi bencana. Dengan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat, diharapkan dapat meminimalkan risiko bencana di masa depan.

Pemerintah Aceh juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang cara menghadapi bencana dan langkah-langkah pencegahan. Edukasi ini dilakukan melalui berbagai media dan forum diskusi agar bisa mencapai sebanyak mungkin masyarakat.

Kesimpulan

Pengiriman 126 tenaga kesehatan EMT Batch V ke tujuh kabupaten/kota terdampak bencana merupakan langkah penting dalam upaya pemulihan kesehatan di Aceh. Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan kondisi kesehatan di daerah terdampak dapat segera pulih dan stabil. Keberlanjutan layanan kesehatan menjadi prioritas utama, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan