191 Juta Warga Berpergian Saat Nataru, Polri Siap Amankan Perjalanan


JAKARTA, berita
- Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprediksi akan ada 191 juta orang yang bepergian saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Untuk menghadapi hal ini, pihak kepolisian telah menyiapkan berbagai strategi pengamanan.

Empat Klaster Pengamanan Nataru

Polri telah menyiapkan empat klaster utama dalam pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini. Klaster-klastar tersebut mencakup aspek lalu lintas hingga pengamanan menuju tempat wisata. Kepala Korlantas Irjen Agus Suryonugroho menjelaskan pembagian pengamanan ini dalam sambutannya di acara Media Gathering Korlantas Polri, di Gedung NTMC Polri, Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Pengamanan Jalan Tol dan Jalan Arteri

Klaster pertama adalah pengamanan jalan tol dan jalan arteri. Polisi sudah menyiapkan skenario contraflow hingga sistem satu arah (one way). Dengan proyeksi 191 juta pergerakan masyarakat selama Nataru dan 2,9 juta kendaraan di jalan tol, Korlantas menyiapkan beberapa skenario manajemen arus.

Contohnya di KM 50 A, radar menunjukkan satu jam berturut-turut 5.500 (kendaraan per jam), kami dengan Pak Menteri Perhubungan dan pihak Jasa Marga akan memberlakukan contraflow satu lajur. Begitu nanti ada penambahan arus lagi dalam satu jam berturut-turut di KM 50 A menuju ke Trans Jawa itu 6.400, kami akan lakukan contraflow lajur 2, jelasnya.

Kebijakan one way juga disiapkan sebagai opsi lanjutan apabila kepadatan terus meningkat, berdasarkan evaluasi kepadatan di titik-titik krusial seperti KM 29. Operasi Lilin tahun ini juga dikendalikan secara digital melalui Command Center Korlantas, yang dilengkapi drone pemantau dan ETLE drone untuk memastikan kondisi arus mudik dapat terpantau secara real time.

Pengamanan Penyeberangan Pelabuhan

Klaster kedua adalah pengamanan penyeberangan pelabuhan, terutama di rute-rute krusial seperti Merak-Bakauheni serta Gilimanuk-Ketapang. Korlantas berkolaborasi dengan ASDP dan Kemenhub untuk memastikan alur penyeberangan, manajemen antrean, dan sistem ticketing berjalan optimal.

Jika antrean kendaraan mengular hingga pintu tol, indikator digital akan menandai kondisi kuning atau merah dan skenario delay system maupun buffer zone akan diterapkan.

Pengamanan Tempat Ibadah

Klaster ketiga yaitu pengamanan tempat ibadah dalam perayaan Natal di seluruh Indonesia. Korlantas juga menyiapkan pengamanan intensif di seluruh rumah ibadah yang menggelar perayaan Natal. Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri akan memimpin pengamanan agar tidak terjadi gangguan menonjol, baik saat ibadah maupun selama kegiatan masyarakat di malam pergantian tahun.

Sebelum Operasi Lilin, lanjut Agus, Polri juga telah menggelar Operasi Zebra untuk menertibkan kendaraan berat, pelanggaran over dimension overload (ODOL), hingga balap liar.

Pengamanan Tempat Wisata

Klaster keempat adalah pengamanan tempat wisata dan jalur menuju destinasi. Pengamanan ini terpusat pada kawasan wisata yang diprediksi ramai, mulai dari Ancol, Pantai Indah Kapuk, kawasan Batu dan Malang, Bali, hingga Danau Toba dan sejumlah destinasi di Indonesia timur.

Jadi kita pastikan Mabes Polri melalui operasi Natal dan Tahun Baru harus aman. Tentunya berkat kolaborasi dan sinergisitas pada Bapak Ibu semuanya, ungkap jenderal polisi bintang dua itu.

Adapun Operasi Lilin 2025 akan digelar mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan