20 pantun nasihat untuk pemimpin, lembut tapi tajam

Peran Pemimpin dan Pentingnya Nasihat dalam Kehidupan

Pemimpin memainkan peran yang sangat penting dalam mengarahkan langkah sebuah kelompok, lembaga, maupun organisasi. Keteladanan, kebijaksanaan, dan kemampuan memahami kebutuhan banyak orang menjadi landasan utama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Namun, dalam menjalankan amanah tersebut, setiap pemimpin tetap membutuhkan pengingat agar tidak melenceng dari tujuan awal.

Nasihat yang disampaikan dengan cara sederhana sering kali lebih mudah diterima, salah satunya melalui pantun. Dengan bahasa yang ringan, pantun mampu menyisipkan pesan moral tanpa terasa menggurui, sehingga mudah dipahami dan lebih membekas di hati para pendengarnya. Selain itu, pantun juga bisa menjadi cermin bagi para pemimpin untuk selalu ingat tanggung jawabnya.

Berikut ini adalah kumpulan pantun nasihat untuk pemimpin:

  • Pantun 1
    Pergi ke sawah memanen padi
    Mampir panen buah pepaya
    Kalau keputusan tak pernah pasti
    Bagaimana rakyat bisa percaya?

  • Pantun 2
    Ke pasar baru bareng Anya
    Mampir sebentar di toko mitra
    Pemimpin itu nyata kerjanya
    Bukan cuma pintar bercitra.

  • Pantun 3
    Naik kuda sambil memanah
    Dapat burung dan juga ikan
    Pemimpin itu amanah
    Di akhirat dipertanyakan.

  • Pantun 4
    Cita-cita jadi petani
    Panen besok berasnya mentah
    Pemimpin harus melayani
    Jangan jadi tukang perintah.

  • Pantun 5
    Datangi undangan tak boleh wakil
    Ke toko membeli beras ketan
    Pemimpin berani tegakkan adil
    Keadilan membersihkan kejahatan.

  • Pantun 6
    Leher panjang namanya jerapah
    Mempunyai cula namanya badak
    Pemimpin yang amanah
    Memperjuangkan orang banyak.

  • Pantun 7
    Pohon besar pohon trembesi
    Ditanam orang dekat pusara
    Jika pemimpin suka korupsi
    Rakyat kecil makin sengsara.

  • Pantun 8
    Kalau hendak mencuci kain
    Sudah dicuci lalu dijemur
    Kalau hendak jadi pemimpin
    Rendahkan hati berlaku jujur.

  • Pantun 9
    Ke Toko perhiasan beli cincin
    Tokonya ada dikota bekasi
    Jika ditunjuk jadi pemimpin
    Jangan kesempatan untuk korupsi.

  • Pantun 10
    Mobil sedan membawa pangan
    Pangan disimpan dalam garasi
    Jangan selewengkan kewenangan
    Ambil kesempatan untuk korupsi.

  • Pantun 11
    Saudaranya Ipin bernama Upin
    Belajarnya fokus tak lain-lain
    Kalau niat jadi pemimpin
    Jangan malas dan main-main.

  • Pantun 12
    Anak menonton Upin Ipin
    Meja berantakan harus dirapiin
    Jika ditunjuk jadi pemimpin
    Jangan manja minta disuapin.

  • Pantun 13
    Kuda dikejar berlari-lari
    Datang gajah menabrak kursi
    Pemimpin belajar untuk memberi
    Jangan malah suka korupsi.

  • Pantun 14
    Hari libur bangun siang
    Diatas meja ada bakso urat
    Niat memimpin mencari uang
    Lebih baik jangan jadi pejabat.

  • Pantun 15
    Ada maling masuk rumah
    Menerobos pagar dari besi
    Pemimpin yang tidak Amanah
    Memikirkan dirinya sendiri.

  • Pantun 16
    Ke sekolah lewat jembatan
    Melihat laut sudah abrasi
    Jangan suka manfaatkan jabatan
    Karena itu tindakan korupsi.

  • Pantun 17
    Pertandingan berakhir seri
    Saling dukung, jangan menghina
    Pemimpin zalim jadi duri
    Negeri hancur tanpa makna.

  • Pantun 18
    Anak kecil tersenyum ramah
    Sudah besar belajar sabar
    Jika pemimpin kerap menunda masalah
    Maka persoalan kecil pun bisa membesar.

  • Pantun 19
    Burung pipit terbang bermain
    Hinggap di dahan pohon trembesi
    Jangan sembarang memilih pemimpin
    Kebebasan bersuara bisa dibatasi.

  • Pantun 20
    Malam sunyi terdengar nyanyian
    Suara jangkrik di rerumputan
    Pemimpin sejati penuh perhatian
    Tak membiarkan rakyat kesusahan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan