3 Titik Demo Hari Ini, Hindari Jalan Senayan, Menteng dan Gambir

3 Titik Demo Hari Ini, Hindari Jalan Senayan, Menteng dan Gambir

Tiga Titik Demo Berlangsung di Jakarta Pusat

Hari ini, Jumat (12/12/2025), terjadi tiga titik aksi demo di wilayah Jakarta Pusat. Aksi tersebut dilakukan oleh dua elemen massa, yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Front Persaudaraan Islam. Untuk memastikan kelancaran lalu lintas, pihak kepolisian menyiagakan 900 personel dan memberikan imbauan kepada warga untuk menghindari lokasi demo.

Lokasi Demo yang Digelar

Berikut adalah tiga titik lokasi demo yang berlangsung hari ini:

  • Menteng
    Aksi demo di kawasan Menteng digelar oleh Dewan Pimpinan Daerah Front Persaudaraan Islam. Kegiatan ini berpusat di depan Kantor Komnas HAM.

  • Gambir
    Demo pertama dimulai dari wilayah Gambir, dipimpin oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta dan beberapa elemen massa lainnya. Aksi ini berlangsung pada pagi hari.

  • Senayan
    Setelah berakhir di Gambir, demo dilanjutkan ke depan Kantor Kementerian Kehutanan di kawasan Senayan. Massa yang terlibat tetap berasal dari BEM Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, menyatakan bahwa pihak kepolisian mengerahkan 900 personel untuk mengamankan dua aksi demo tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional, tergantung pada eskalasi jumlah massa di lapangan.

Nantinya rekayasa lalu lintas akan dilakukan situasional melihat eskalasi jumlah massa di lapangan. Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berjalan, ujar Ruslan dalam keterangan tertulis.

Imbauan kepada Warga

Ruslan mengimbau masyarakat yang beraktivitas di Jakarta Pusat untuk mewaspadai potensi kemacetan di sekitar lokasi demo. Ia menyarankan pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif selama kegiatan berlangsung agar tidak terjebak dalam kepadatan lalu lintas.

Pengguna jalan bisa mencari jalur alternatif selama kegiatan berlangsung untuk menghindari kepadatan, tambahnya.

Rekayasa Lalu Lintas yang Bersifat Situasional

Pihak kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional. Pengaturan baru akan diterapkan apabila eskalasi massa meningkat atau kondisi jalur tidak memungkinkan untuk dilintasi kendaraan. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan masyarakat.

Perlu Diperhatikan

Dalam rangka mengantisipasi gangguan lalu lintas, warga diimbau untuk memperhatikan informasi terkini tentang perubahan jalur dan rekomendasi dari pihak kepolisian. Dengan demikian, aktivitas harian dapat berjalan dengan lancar tanpa terganggu oleh aksi demo yang sedang berlangsung.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan