
Pemkab OKU Gelar Asesmen Jabatan Tinggi Pratama untuk 39 Pejabat
Sebanyak 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, sedang mengikuti proses asesmen jabatan tinggi pratama (Eselon II). Proses ini dilakukan sebagai bagian dari seleksi terbuka untuk memperebutkan 9 posisi penting di lingkungan pemerintahan setempat. Kegiatan ini berlangsung di ruang SDM Mapolda Sumsel.
Kabag Prokopim Setda OKU Anggut Hidayat menyampaikan bahwa seluruh pejabat yang terlibat dalam asesmen ini sudah mengikuti serangkaian proses sebelumnya, termasuk ProASN yang diselenggarakan oleh BKN Regional 7 Sumsel. Ia menilai bahwa semua peserta memiliki kompetensi yang memadai untuk menghadapi ujian ini.
Bupati OKU H Teddy Meilwansyah hadir langsung dalam pelaksanaan seleksi tersebut bersama Sekda OKU H Dharmawan Irianto dan Kepala BKPSDM Nanang Nurzaman. Dalam kesempatan itu, Bupati menekankan pentingnya proses seleksi terbuka ini dalam mencari pejabat yang benar-benar kompeten dan mampu menjalankan tugas dengan baik.
"Sebelumnya seluruh ASN dan pejabat sudah mengikuti ProASN yang dilaksanakan di BKN regional 7 Sumsel, dan saya yakin yang seluruh pejabat yang mengikuti seleksi ini semuanya sudah berkompeten," kata Bupati.
Ia juga meminta kepada tim asesor dari Mabes Polri untuk memberikan penilaian secara objektif agar bisa menyaring pejabat yang sesuai dengan kebutuhan jabatan. Bupati menambahkan, "Saya juga meminta kepada seluruh peserta asesmen untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Tunjukkan integritas dan kemampuan terbaik."
Materi Ujian yang Diuji
Dalam asesmen ini, para peserta akan menghadapi beberapa materi ujian yang ditujukan untuk menguji kemampuan dan keterampilan mereka. Berikut adalah beberapa materi yang diujikan:
- Leaderless Group Discussion (LGD): Peserta diuji dalam diskusi kelompok tanpa pimpinan, untuk mengevaluasi kemampuan mereka dalam mengambil keputusan dan memecahkan masalah.
- Behavioral Event Interview (BEI): Peserta diuji melalui presentasi tentang suatu masalah, untuk mengevaluasi kemampuan mereka dalam menyampaikan ide dan pemahaman terhadap materi.
- CAT Psikometri: Tes keterampilan psikometrik yang digunakan untuk menilai kemampuan mental dan emosional peserta.
- Integrasi Gabungan: Evaluasi gabungan dari berbagai aspek yang telah diuji sebelumnya.
- Wawancara Mendalam: Proses wawancara yang bertujuan untuk mengevaluasi kepribadian dan kemampuan komunikasi peserta.
Jabatan Tinggi Pratama yang Diperebutkan
Berikut adalah 9 jabatan tinggi pratama yang diperebutkan oleh 39 pejabat tersebut:
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup
- Kepala Dinas Sosial
- Kepala Dinas PBK dan Penyelamatan
- Kepala Dinas Ketahanan Pangan
- Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
- Kepala Dinas P2TP2A
- Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
- Kepala Dinas PMD
- Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB)
Apa Itu Jabatan Tinggi Pratama?
Jabatan Tinggi Pratama (JTP) adalah salah satu jenis Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) dalam sistem kepegawaian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia. JTP berada setingkat Eselon II dan merupakan level manajerial yang memimpin unit kerja penting dalam sebuah kementerian/lembaga/pemerintah daerah.
Ciri-ciri Jabatan Tinggi Pratama:
- Setara Eselon II (misalnya: Kepala Dinas, Direktur, Kepala Biro, Kepala Badan tingkat provinsi/kabupaten/kota).
- Berperan sebagai pimpinan manajerial yang menjalankan kebijakan teknis.
- Diisi melalui seleksi terbuka (open recruitment) sesuai regulasi sistem merit ASN.
- Membantu pejabat JPT Madya dan Pimpinan Instansi dalam mengelola program dan kebijakan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar