40 Soal Ujian Akhir Modul Pedagogik Fikih PPG Kemenag 2025 dan Jawaban

40 Soal Ujian Akhir Modul Pedagogik Fikih PPG Kemenag 2025 dan Jawaban

Struktur dan Penjelasan Tes Akhir Modul Pedagogik Fikih PPG Kemenag Daljab 2025

Tes Akhir Modul Pedagogik merupakan salah satu tahapan terakhir dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Batch 4 di Kementerian Agama (Kemenag) 2025. Setelah menyelesaikan tugas-tugas seperti prestest, Tugas Mandiri, dan Tugas Refleksi pada Modul Pedagogik, peserta wajib mengikuti tes akhir yang bertujuan untuk mengukur pemahaman dan kemampuan mereka dalam menerapkan konsep pedagogik. Tes ini berisikan soal-soal pilihan ganda yang mencakup topik-topik dari Modul Pedagogik (Topik 1-8). Peserta diminta untuk menjawab soal-soal tersebut sesuai waktu yang diberikan, serta menyalakan kamera selama proses pengerjaan.

Tes ini juga memperkuat pemahaman tentang model pembelajaran seperti Problem-Based Learning (PBL), Project-Based Learning (PJBL), dan integrasi TPACK dalam pengajaran. Berikut adalah contoh soal dan jawaban yang sering muncul dalam tes tersebut:

Contoh Soal dan Jawaban

  1. Pertanyaan: Bagaimana penerapan PBL pada pelajaran Fikih tentang "Makanan dan Minuman Halal" dapat membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan isu sosial?

Jawaban:
D. PBL membantu siswa mengidentifikasi dan menganalisis isu-isu sosial terkait makanan halal, seperti produk yang mengandung bahan haram atau membahayakan bagi tubuh manusia, serta solusi untuk mengatasinya.

  1. Pertanyaan: Apa perbedaan utama antara PBL dan PJBL dalam penerapannya pada pembelajaran Fikih, dan bagaimana masing-masing model ini dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap ajaran Islam?

Jawaban:
C. PBL lebih menekankan pada penyelesaian masalah dengan analisis mendalam dan diskusi, sementara PJBL melibatkan siswa dalam proyek yang menghasilkan produk nyata dan solusi atas masalah sosial atau agama.

  1. Pertanyaan: Bagaimana penerapan PJBL dalam pelajaran Fikih dapat meningkatkan motivasi siswa dan mengembangkan sikap kepemimpinan serta kerja sama dalam konteks ajaran Islam?

Jawaban:
B. PJBL dapat meningkatkan motivasi siswa dengan melibatkan mereka dalam proyek nyata yang berhubungan dengan ajaran Islam, seperti kegiatan sosial berbasis agama yang mendorong siswa untuk berkolaborasi dan menunjukkan sikap kepemimpinan.

  1. Pertanyaan: Apa tujuan utama dari pendekatan pembelajaran berbasis masalah (PBL)?

Jawaban:
C. Meningkatkan keterampilan analisis dan pemecahan masalah siswa.

  1. Pertanyaan: Mengapa masalah yang dihadirkan dalam PBL biasanya bersifat kompleks dan tidak terstruktur?

Jawaban:
C. Untuk mendorong siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis.

  1. Pertanyaan: Dalam konteks pendidikan berdiferensiasi, apa yang seharusnya dilakukan guru jika menghadapi siswa dengan kemampuan pemahaman awal yang sangat beragam?

Jawaban:
C. Menyediakan bahan ajar dengan tingkat kesulitan berbeda sesuai dengan kebutuhan siswa.

  1. Pertanyaan: Dalam pembelajaran berdiferensiasi, jika terdapat siswa yang menyukai teknologi, apa yang dapat dilakukan oleh guru?

Jawaban:
B. Mengintegrasikan aplikasi atau perangkat lunak ke dalam aktivitas belajar mereka.

  1. Pertanyaan: Strategi terbaik untuk mengakomodasi siswa dengan gaya belajar kinestetik dalam DBL adalah...

Jawaban:
C. Melibatkan siswa dalam kegiatan yang melibatkan gerakan fisik, seperti eksperimen atau simulasi.

  1. Pertanyaan: Bagaimana cara terbaik bagi guru untuk mengelola kelas yang memiliki aktivitas pembelajaran berbeda dalam waktu yang sama?

Jawaban:
B. Mengelompokkan siswa berdasarkan preferensi mereka dan memberikan arahan yang jelas untuk setiap kelompok.

  1. Pertanyaan: Apa yang seharusnya menjadi perhatian utama guru dalam memilih bahan ajar dalam pendekatan DBL di kelas multikultural?

    Jawaban:
    B. Mengintegrasikan konten dari berbagai latar belakang budaya siswa.

  2. Pertanyaan: Apa tujuan utama dari pendekatan TPACK dalam pembelajaran?

    Jawaban:
    B. Meningkatkan pemahaman siswa melalui integrasi konten, pedagogi, dan teknologi.

  3. Pertanyaan: Dalam model TPACK, hubungan antara konten, pedagogi, dan teknologi dapat digambarkan sebagai...

    Jawaban:
    C. Sebuah keseimbangan antara tiga komponen yang saling berkaitan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.

  4. Pertanyaan: Apa yang membedakan TPACK dari model pembelajaran lainnya?

    Jawaban:
    C. TPACK mengintegrasikan tiga domain utama: pengetahuan konten, pedagogi, dan teknologi.

  5. Pertanyaan: Dalam pendekatan TPACK, "Technological Knowledge" (TK) mengacu pada...

    Jawaban:
    A. Kemampuan guru dalam memahami dan menggunakan teknologi dalam pembelajaran.

  6. Pertanyaan: Seorang guru menggunakan aplikasi simulasi interaktif untuk menjelaskan konsep sholat. Dalam model TPACK, ini menunjukkan perpaduan antara...

    Jawaban:
    A. Pedagogical Knowledge dan Technological Knowledge.

  7. Pertanyaan: Pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran bertujuan untuk...

    Jawaban:
    C. Mengembangkan pemahaman mendalam, reflektif, dan bermakna.

  8. Pertanyaan: Dalam Mindful Learning, siswa diajak untuk...

    Jawaban:
    B. Fokus pada kesadaran penuh dalam proses belajar.

  9. Pertanyaan: Pembelajaran yang mengaitkan konsep dengan pengalaman pribadi siswa merupakan ciri khas dari...

    Jawaban:
    B. Meaningful Learning.

  10. Pertanyaan: Salah satu contoh penerapan Joyful Learning dalam pembelajaran Fikih adalah...

    Jawaban:
    C. Guru mengadakan kuis interaktif dengan aplikasi digital.

  11. Pertanyaan: Tahap awal dalam sintaks pembelajaran berbasis Deep Learning dalam Fikih adalah...

    Jawaban:
    B. Memulai pembelajaran dengan latihan mindfulness dan refleksi.

  12. Pertanyaan: Dalam konteks supervisi klinis untuk pembelajaran Fikih, bagaimana cara terbaik seorang guru dapat merefleksikan efektivitas pengajaran berdasarkan bimbingan konseling?

    Jawaban:
    A. Guru melakukan analisis rekaman mengajar bersama supervisor untuk mengidentifikasi area peningkatan.

  13. Pertanyaan: Dalam supervisi klinis, bagaimana peran bimbingan konseling dalam meningkatkan kualitas pengajaran Fikih?

    Jawaban:
    A. Membantu guru menemukan solusi dalam menghadapi tantangan emosional dan pedagogis.

  14. Pertanyaan: Bagaimana strategi supervisi klinis yang efektif dalam membimbing guru Fikih menghadapi kesulitan mengajar siswa dengan kebutuhan khusus?

    Jawaban:
    A. Supervisor memberikan pelatihan dan simulasi interaktif terkait pengajaran inklusif dalam Fikih.

  15. Pertanyaan: Apa langkah utama dalam pendekatan supervisi klinis untuk meningkatkan efektivitas layanan bimbingan konseling dalam pembelajaran Fikih?

    Jawaban:
    A. Observasi, refleksi, umpan balik, dan perbaikan strategi pembelajaran.

  16. Pertanyaan: Bagaimana layanan bimbingan konseling dapat membantu guru Fikih mengembangkan keterampilan komunikasi dalam supervisi klinis?

    Jawaban:
    C. Guru diberikan simulasi interaksi dengan siswa dan refleksi terhadap cara komunikasi yang digunakan.

  17. Pertanyaan: Berdasarkan prinsip-prinsip pendidikan inklusi, manakah dari pernyataan berikut yang paling menggambarkan tujuan utama pendidikan inklusi?

    Jawaban:
    C. Memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa untuk belajar bersama, tanpa memandang perbedaan mereka.

  18. Pertanyaan: Apa yang dimaksud dengan kolaborasi dalam konteks pendidikan inklusi?

    Jawaban:
    B. Kolaborasi antara guru, orang tua, dan profesional lain untuk mendukung perkembangan siswa secara holistik.

  19. Pertanyaan: Bagaimana fleksibilitas kurikulum berperan dalam pendidikan inklusi?

    Jawaban:
    B. Menyesuaikan pembelajaran agar dapat diakses oleh semua siswa sesuai dengan kebutuhan individu mereka.

  20. Pertanyaan: Apa dampak utama yang diharapkan dari pengembangan sikap positif terhadap keberagaman dalam pendidikan inklusi?

    Jawaban:
    D. Membangun masyarakat yang lebih inklusif dan menghargai perbedaan melalui empati dan kerja sama.

  21. Pertanyaan: Manakah strategi berikut yang paling sesuai dengan pendekatan pembelajaran diferensiasi dalam kelas inklusi?

    Jawaban:
    C. Menyediakan berbagai pilihan tugas, seperti membuat poster, menulis esai, atau bermain peran, agar siswa dapat memilih berdasarkan gaya belajar mereka.

  22. Pertanyaan: Salah satu karakteristik utama peserta didik Generasi Z dalam pembelajaran adalah...

    Jawaban:
    C. Lebih responsif terhadap metode pembelajaran interaktif dan digital.

  23. Pertanyaan: Generasi Alpha memiliki kecenderungan belajar yang berbeda dari Generasi Z karena...

    Jawaban:
    A. Mereka lebih terbiasa dengan kecerdasan buatan dan teknologi berbasis suara.

  24. Pertanyaan: Dalam mengajar peserta didik Generasi Z dan Alpha, guru Fikih menghadapi tantangan utama berupa...

    Jawaban:
    B. Kurangnya keterampilan menggunakan teknologi dalam pembelajaran.

  25. Pertanyaan: Salah satu strategi pembelajaran yang paling efektif bagi Generasi Z dan Alpha adalah...

    Jawaban:
    B. Memanfaatkan teknologi digital seperti video interaktif, gamifikasi, dan platform daring.

  26. Pertanyaan: Generasi Z dan Alpha lebih cenderung mengalami kesulitan dalam pembelajaran ketika...

    Jawaban:
    C. Menghadapi pembelajaran yang monoton tanpa elemen interaktif.

  27. Pertanyaan: Apa yang menjadi tantangan utama bagi guru dalam memanfaatkan teknologi dan AI dalam pembelajaran di era digital?

    Jawaban:
    A. Keterbatasan akses teknologi di kalangan siswa.

  28. Pertanyaan: Bagaimana AI dapat membantu meningkatkan efektivitas pembelajaran bagi siswa di era digital?

    Jawaban:
    B. Dengan mempercepat proses evaluasi dan memberi umpan balik yang cepat.

  29. Pertanyaan: Apa yang harus dipahami oleh guru agar dapat menggunakan teknologi secara bertanggung jawab dalam pembelajaran?

    Jawaban:
    B. Memahami etika penggunaan teknologi, termasuk privasi data siswa.

  30. Pertanyaan: Pelatihan berkelanjutan bagi guru bertujuan untuk mengatasi masalah utama apa dalam pendidikan di era digital?

    Jawaban:
    B. Ketidakmampuan guru dalam menggunakan teknologi dengan efektif.

  31. Pertanyaan: Bagaimana peran utama AI dalam mendukung peran guru di era AI?

    Jawaban:
    B. Membantu guru dalam personalisasi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa.










Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan