5 Bintang yang Meledak di ONE Championship 2025


ONE Championship menawarkan berbagai momen penting sepanjang tahun 2025, yang menjadi awal baru bagi para atlet bela diri yang bertanding. Dari para juara hingga veteran berpengalaman, beberapa petarung muncul sebagai bintang baru dan meninggalkan jejak yang tak terlupakan dalam kariernya.


Dari rentetan kemenangan tanpa kekalahan hingga dominasi di berbagai cabang olahraga, atlet-atlet ini memberikan penampilan luar biasa yang akan dikenang selama bertahun-tahun. ONE Championship mengumumkan lima atlet yang naik daun dan menggebrak sepanjang tahun 2025. Berikut adalah daftar mereka:

Nabil Anane

Nabil Anane melonjak ke papan atas sepanjang 2025 tanpa pernah kalah, meraih gelar juara kelas bantam Muay Thai ONE Championship, dan membuktikan kemampuannya dalam teknik striking yang luar biasa.

Pada ajang ONE 170 pada Januari, petarung asal Thailand-Aljazair ini menjadi orang pertama yang mengalahkan Nico Carrillo, mesin KO asal Skotlandia, melalui TKO di ronde pertama. Dia juga membalaskan dendam kontra Superlek setelah sebelumnya kalah dalam laga debutnya pada 2023.

Anane juga melakukan debut di disiplin kickboxing melawan mantan juara ONE, Ilias Ennahachi, sebelum menutup tahun ini dengan mengalahkan Hiromi Wajima dalam laga kelas bulu kickboxing pada November.

Dengan catatan delapan kemenangan beruntun, Anane berhasil menjaga rekor sempurnanya di 2025.

Yuki Yoza

Yuki Yoza, jagoan Jepang, menembus jajaran elite kelas bantam kickboxing dengan tiga kemenangan impresif sepanjang tahun ini.

Di debutnya di ONE Championship, dia menghentikan rekor sempurna 12-0 milik Elbrus Osmanov. Petarung berusia 28 tahun itu kemudian mengalahkan mantan juara Petchtanong Petchfergus, sebelum menutup tahun dengan kemenangan atas Superlek dalam ajang ONE 173.

Rekor 22-2 dengan 13 kemenangan beruntun menjadikan Yoza sebagai salah satu penantang terkuat di divisinya pada 2026 nanti.

Nadaka Yoshinari

Juara kelas atom Muay Thai ONE Championship, Nadaka Yoshinari, datang dengan 10 gelar juara Muay Thai dan terus membuktikan kredibilitasnya di 2025.

Petarung Jepang berusia 24 tahun ini menghentikan Rak Erawan di ronde ketiga pada debutnya di ONE 172. Dia kemudian mengalahkan Banluelok Sitwatcharachai sebelum menjatuhkan Hamada Azmani di ONE Friday Fights 122.

Momen puncaknya terjadi di ONE 173 saat mendominasi Numsurin Chor Ketwina selama lima ronde untuk meraih gelar juara perdana sekaligus memperpanjang rentetan kemenangannya selama enam tahun menjadi 40 kali beruntun.

Tye Ruotolo

Tye Ruotolo tidak hanya mempertahankan gelar juara kelas welter submission grappling ONE Championship melawan Dante Leon, tetapi juga mengawali karier di disiplin MMA dengan sempurna.

Setelah menyaksikan saudara kembarnya Kade sukses di MMA, petarung berusia 22 tahun ini mengikuti jejaknya dan kini menyandang rekor 2-0.

Dia mengunci Adrian Lee yang sebelumnya tak terkalahkan lewat rear-naked choke di ronde kedua pada September. Dua bulan kemudian, Shozo Isojima menderita nasib sama seperti Lee di ONE 173.

Dua kemenangan ini masing-masing menghasilkan bonus performa Rp800 juta buat Ruotolo. Secara total, dia memiliki rekor sempurna 10-0 di organisasi ini termasuk kemenangan dominan kontra Reinier de Ridder.

Stella Hemetsberger dan Samet Agdeve

Stella Hemetsberger bertransformasi dari atlet jebolan ONE Friday Fights menjadi juara dunia ONE Championship dalam kurun waktu kurang dari enam bulan.

Setelah mengalahkan Anna Lia Moretti dalam laga kickboxing dan Vanessa Romanowski dalam duel Muay Thai untuk meraih kontrak bernilai Rp1,6 miliar, petarung Austria berusia 26 tahun ini menaklukkan Jackie Buntan di ONE Fight Night 35.

Dia menjatuhkan Buntan dua kali di ronde pembuka untuk merebut gelar juara di kelas jerami Muay Thai wanita sehingga menjadikannya juara ONE pertama dari Austria.

Pada 2026, Hemetsberger akan mencoba kejayaan di dua cabang olahraga saat memperebutkan sabuk kickboxing milik Buntan pada 14 Februari nanti.

Di posisi yang sama, Samet Agdeve membuat debut bersejarah dengan mengalahkan juara dua cabang olahraga, Roman Kryklia, di ONE Fight Night 37 pada November.

Sang seniman bela diri Turki kini memiliki rekor 17-0. Petarung berusia 21 tahun itu meruntuhkan rentetan 15 kemenangan beruntun Kryklia dan merebut gelar perdana kelas berat kickboxing ONE Championship dalam salah satu kejutan terbesar di 2025.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan