6 Penyebab Kencing Manis dan Cara Mencegahnya Menurut Dokter

Penyebab Gula Darah Tinggi yang Perlu Diperhatikan

Gula darah tinggi atau hiperglikemia bisa disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari yang sering dianggap biasa. Kondisi ini tidak hanya berisiko bagi penderita diabetes, tetapi juga dapat meningkatkan risiko penyakit tersebut pada orang-orang yang sebelumnya sehat. Bagi mereka yang sudah terdiagnosis diabetes, gula darah tinggi bisa memicu komplikasi serius jika tidak dikelola dengan tepat.

Menurut dr. I Gusti Ngurah Adhiarta, Sp.PD-KEMD, FINASIM, seorang dokter spesialis penyakit dalam dengan subspesialis endokrin, metabolisme, dan diabetes, ada beberapa faktor utama yang menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Berikut adalah penjelasannya:

Faktor-Faktor yang Menyebabkan Gula Darah Tinggi

  1. Konsumsi Makanan dan Minuman Manis
    Makanan yang kaya akan gula seperti permen, soda, es teh manis, dan boba menjadi salah satu penyebab utama peningkatan gula darah. Konsumsi makanan tersebut secara terus-menerus dapat mengganggu keseimbangan glukosa dalam tubuh.

  2. Makanan Cepat Saji yang Kaya Garam
    Makanan cepat saji yang mengandung garam tinggi tidak hanya berdampak buruk pada tekanan darah, tetapi juga berpotensi meningkatkan kadar gula darah. Hal ini dikarenakan garam dapat memengaruhi keseimbangan cairan tubuh dan memengaruhi respons insulin.

  3. Karbohidrat Sederhana yang Tidak Terkontrol
    Karbohidrat sederhana seperti nasi putih dan roti putih memiliki indeks glikemik tinggi, sehingga dapat memicu lonjakan gula darah secara cepat.

Selain faktor pola makan, ada juga faktor lain yang turut berperan dalam peningkatan gula darah, antara lain:

  1. Stres
    Hormon stres seperti kortisol dapat meningkatkan kadar gula darah. Stres jangka panjang bisa membuat tubuh sulit mengatur kadar glukosa.

  2. Penggunaan Obat-Obatan Tertentu
    Beberapa obat seperti steroid dan diuretik tiasid bisa memengaruhi produksi insulin dan meningkatkan kadar gula darah.

  3. Penyakit atau Infeksi
    Kondisi seperti demam atau infeksi bisa memicu respons tubuh yang mempercepat peningkatan kadar gula darah.

Gejala Awal Gula Darah Tinggi yang Perlu Diwaspadai

Adhiarta menjelaskan bahwa gejala awal dari gula darah tinggi meliputi:
Rasa haus yang berlebihan
Sering buang air kecil
Mudah lapar meskipun baru saja makan
Pandangan mata kabur akibat penarikan air dari mata

Jika tidak segera ditangani, kadar gula darah yang sangat tinggi bisa menyebabkan ketosis, yang berpotensi menurunkan kesadaran. Oleh karena itu, penting untuk selalu memantau kondisi kesehatan secara rutin.

Cara Mencegah Gula Darah Tinggi

Menurut Adhiarta, pencegahan gula darah tinggi bisa dilakukan dengan mengubah gaya hidup. Beberapa langkah yang direkomendasikan adalah:

  1. Menjaga Berat Badan yang Sehat
    Kelebihan berat badan bisa memengaruhi sensitivitas insulin. Oleh karena itu, menjaga berat badan ideal sangat penting untuk mencegah peningkatan gula darah.

  2. Mengurangi Konsumsi Karbohidrat Sederhana
    Mengganti karbohidrat sederhana seperti nasi putih dengan makanan berindeks glikemik rendah seperti beras merah, ubi, dan sayuran hijau.

  3. Meningkatkan Aktivitas Fisik
    Olahraga rutin seperti jalan kaki 30 menit lima kali seminggu, ditambah latihan beban, dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu mengontrol kadar gula darah.

  4. Menghindari Kebiasaan Buruk
    Mengurangi konsumsi makanan manis, makanan cepat saji, dan mengelola stres secara efektif dapat membantu mencegah peningkatan gula darah.

Selain itu, penting untuk melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga diabetes, obesitas, atau hipertensi. Perubahan kecil dalam gaya hidup bisa menjadi langkah awal yang efektif untuk mencegah diabetes.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan