60 Jenderal Baru di TNI 2025, Termasuk Mantan Komandan Upacara IKN

Pembaruan Jabatan di TNI Angkatan Darat

Sebanyak 60 perwira TNI Angkatan Darat (AD) naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal setelah dilakukan mutasi pada tahun 2025. Salah satu yang terkena promosi adalah Nur Wahyudi, seorang jebolan Akademi Militer (Akmil) angkatan 2001 yang memiliki latar belakang dari Kopassus.

Nur Wahyudi dikenal sebagai mantan komandan upacara HUT ke-79 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2024. Ia juga pernah bertugas sebagai Komandan Kodim 0603/Lebak dan Irutum Inspektorat Kopassus sebelum dipromosikan menjadi Komandan Komando Resor Militer 045/Garuda Jaya atau Danrem 045/Garuda Jaya. Markas dari Korem 045/Garuda Jaya berada di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Pembaruan jabatan ini dilaksanakan di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, dan dihadiri oleh para perwira tinggi TNI AD. KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan selamat kepada para perwira yang naik pangkat. Rinciannya, 20 perwira berpangkat Mayor Jenderal, dan 60 perwira berpangkat Brigadir Jenderal.

Perjalanan Karier Nur Wahyudi

Nur Wahyudi merupakan sosok yang memiliki latar belakang kuat dalam bidang Infanteri. Ia pertama kali ditugaskan di Grup 1 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Serang selama dua tahun. Setelah itu, ia mengikuti pendidikan anti teror di Jakarta. Pada 2012, Nur Wahyudi berpindah tugas ke Grup 3/Sandhi Yudha, yaitu satuan Kopassus yang memiliki spesifikasi tugas perang rahasia.

Hingga 2015, pria yang ahli dalam bidang menembak ini menyelesaikan pendidikan di Bandung dan kembali ke Grup 1 Kopassus Serang. Ia sempat menjadi bagian dari Intel sebelum melesat menjabat sebagai Komandan Batalyon (Danyon) 12 Grup 1 Kopassus Serang. Hampir dua tahun menjabat Danyon 12 Grup 1 Kopassus Serang, Nur Wahyudi dipanggil ke Jakarta untuk mengikuti lomba menembak di Singapura.

Selain itu, Nur Wahyudi juga pernah menjadi bagian dari Satgas Unifil Lebanon sebelum kembali ke Tanah Air pada Januari 2020. Jabatan terakhirnya sebelum mutasi adalah Komandan Kodim 0603/Lebak sejak 5 Agustus 2020, menggantikan posisi Letkol Kav Yudha Setiawan. Setelah itu, ia menjabat sebagai Dansat 81 Kopassus dan kemudian Irutum Inspektorat Kopassus.

Penekanan dari KSAD

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga amanah sekaligus tantangan untuk meningkatkan profesionalisme dan kontribusi nyata kepada organisasi. Ia menegaskan bahwa para Pati TNI AD memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program nasional yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Jenderal Maruli menyampaikan pentingnya sinergi dan kekompakan dalam mengawal program pemerintah, termasuk ketahanan pangan dan program makan bergizi, serta meningkatkan kesejahteraan prajurit melalui penguatan program perumahan non-dinas TWP. Ia juga menekankan bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks, sehingga TNI AD membutuhkan pemimpin yang adaptif, visioner, serta mampu menggerakkan organisasi secara responsif dan efektif.

Ia berpesan agar para Pati yang naik pangkat mampu menjadi teladan dalam disiplin, loyalitas, serta memajukan satuan yang dipimpinnya. Kenaikan pangkat ini diharapkan menjadi energi baru dalam memperkuat pembinaan satuan dan kinerja organisasi.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan