Kehidupan Do Ra Ik dalam Drakor "Idol I"
Dalam drama Korea "Idol I", tokoh utama yang diperankan oleh Kim Jae Young, yaitu Do Ra Ik, terlihat sebagai seorang idol yang selalu tersenyum dan tampak bahagia. Namun, di balik penampilannya yang sempurna, ada banyak hal yang tidak diketahui oleh orang-orang di sekitarnya. Kehidupan Do Ra Ik jauh dari kata sempurna, karena ia harus menjalani tekanan dan tantangan yang sangat berat.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa Do Ra Ik merasa terpuruk:
-
Do Ra Ik sudah menjadi penyanyi sejak usia masih sangat muda dan dipaksa bekerja tanpa henti oleh agensinya.

-
Ibu dari Do Ra Ik juga terkesan seperti menjualnya begitu saja, tanpa pernah berusaha memahami kesulitan yang dialaminya.

-
Ia tidak pernah memiliki waktu untuk bermain atau menikmati masa kecilnya seperti anak seusianya. Sejak kecil hingga dewasa, hidupnya hanya diisi dengan latihan dan tuntutan kerja.

-
Meskipun Do Ra Ik telah menghasilkan banyak uang bagi agensinya, ia tetap diperlakukan dengan kasar dan tidak dihargai secara layak.

-
Agensi tidak mampu melindungi privasi Do Ra Ik dengan baik. Banyak sasaeng (penggemar fanatik) yang mengikuti dan bahkan masuk ke rumahnya.

-
Masalah yang disebabkan oleh sasaeng dianggap remeh oleh agensi, padahal hal ini membuat Do Ra Ik sangat frustasi dan stres.

-
Selain itu, Do Ra Ik akhirnya didakwa sebagai tersangka pembunuhan anggota idol grupnya. Hal ini menyebabkan ia dihakimi oleh publik dan mendapat stigma negatif.

Dengan berbagai masalah yang dialaminya, sangat wajar jika Do Ra Ik merasa terpuruk. Namun, meskipun begitu, ia tetap berusaha bangkit dan menjalani hidup dengan semangat. Keberaniannya untuk tidak menyerah menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Selain itu, ada beberapa bukti bahwa Maeng Se Na adalah fans sejati Do Ra Ik di "Idol I". Mereka selalu menemani Do Ra Ik dalam masa sulitnya.
Sementara itu, ada juga 4 tanda yang menunjukkan bahwa Do Ra Ik kena gaslighting oleh CEO agensi di drakor "Idol I". Hal ini menunjukkan bagaimana tekanan dan manipulasi bisa memengaruhi psikologis seorang idol.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar