
Strategi AC Milan dalam Bursa Transfer Januari 2026
AC Milan kini sedang mempertimbangkan rencana besar untuk memperkuat skuadnya di bursa transfer Januari 2026. Fokus utama klub ini adalah pada perombakan lini belakang setelah beberapa pemain kunci, seperti Santiago Gimenez dan Christopher Nkunku, dipastikan tidak akan bertahan di San Siro. Hal ini membuka peluang bagi pemain gratisan yang bisa diperkuat tanpa mengeluarkan biaya besar.
Pemain Gratisan sebagai Prioritas
Salah satu target utama AC Milan adalah Adam Marusic dari Lazio. Pemain asal Montenegro ini menjadi incaran utama karena kontraknya akan berakhir pada Juni 2026. Dengan demikian, ia berhak menegosiasikan pra-kontrak dengan klub lain mulai dari jendela transfer Januari. AC Milan melihat Marusic sebagai rekrutan yang minim risiko namun andal, sesuai kebutuhan taktik pelatih Massimiliano Allegri.
Marusic dikenal memiliki pengalaman di Serie A dan kemampuan untuk bermain di beberapa posisi di lini belakang. Fleksibilitasnya memungkinkan dia bermain di kedua sisi sayap, memberikan disiplin dan konsistensi pertahanan. Ini sangat dibutuhkan oleh Allegri mengingat padatnya jadwal Liga Italia.
Kebutuhan Lini Belakang yang Mendesak
Kedalaman skuad di sektor pertahanan kerap diuji oleh padatnya jadwal pertandingan dan masalah kebugaran pemain. Situasi tersebut membuat manajemen harus berpikir kreatif tanpa gegabah. AC Milan ingin memperkuat tim tanpa harus mengeluarkan dana besar yang berisiko mengganggu neraca keuangan klub.
Dalam konteks itulah nama Marusic dianggap masuk akal. Selain berpengalaman di Serie A, ia dikenal sebagai pemain serba bisa yang mampu bermain di beberapa posisi di lini belakang. Pengalaman Marusic di Serie A menjadi salah satu pertimbangan utama AC Milan. Tidak seperti pemain dari luar negeri yang butuh adaptasi, Marusic sudah memahami ritme liga dan tuntutannya.
Opsi Alternatif untuk Perkuatan Tim
Selain Marusic, AC Milan juga meninjau beberapa opsi lain jelang bursa transfer. Salah satunya adalah Federico Gatti, bek Juventus yang pernah dilatih Allegri antara 2022–2024. Meski sempat menolak Napoli pada musim panas lalu, cedera dan krisis lini belakang Juventus membuat kepindahannya ke Milan pada Januari sulit terealisasi.
Alternatif tambahan termasuk Milan Skriniar, mantan pemain Inter Milan yang kini menjabat kapten di Fenerbahce, serta Eric Dier dari Monaco. Namun, kesiapan fisik, biaya transfer, dan status kontrak menjadi pertimbangan matang bagi manajemen Rossoneri.
Skema Pertukaran Pemain
Selain pembelian langsung, AC Milan dan Juventus mempertimbangkan opsi pertukaran pemain. Skema yang dibahas melibatkan Federico Gatti ke San Siro dan Koni De Winter kembali ke Turin. De Winter sendiri merupakan produk akademi Juventus yang sebelumnya sempat bermain untuk Milan.
Kesepakatan ini diharapkan memberi solusi taktis sekaligus keseimbangan finansial bagi kedua klub. Langkah ini mencerminkan filosofi Milan yang semakin matang dalam mengelola tim. Tidak melulu mengejar nama besar, tetapi fokus pada kebutuhan nyata di lapangan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar