
Masalah yang Dihadapi Armada Angkutan dengan B30
Di lapangan, banyak armada angkutan komersial atau logistik yang masih menggunakan bahan bakar B30 meskipun sudah ada distribusi B40. Hal ini disebabkan oleh ketidakmerataan distribusi B40 di seluruh wilayah logistik. Akibatnya, kendaraan yang memakai B30 perlu lebih sering mengganti filter karena biodiesel dalam campuran tersebut lebih mudah menyerap air dan membentuk endapan.
Kotoran, gum, dan residu dari bahan bakar B30 cepat menumpuk di filter, sehingga penyaring menjadi lebih cepat tersumbat. Terutama pada mesin Euro 4 yang membutuhkan bahan bakar sangat bersih. Selain itu, B30 juga dapat mengaduk kembali kotoran lama di tangki dan saluran bahan bakar, sehingga partikel-partikel tersebut ikut terbawa menuju filter.
Akumulasi endapan inilah yang membuat filter lebih cepat jenuh. Hal ini memaksa operator armada untuk memperpendek interval penggantian filter agar tidak terjadi penurunan tenaga dan downtime selama perjalanan.
Solusi dengan Adimax F2
Untuk mengatasi masalah ini, aditif bahan bakar diesel keluaran Adichem, yakni Adimax F2 bisa dijadikan solusi. Fuel aditif generasi terbaru dari Adichem ini dirancang untuk digunakan dengan bahan bakar B30, sehingga kondisi filter menjadi lebih bersih dan pergantian bisa diminimalisir.
“Adimax F2 adalah aditif untuk molekul yang kita miliki. Untuk penelitian ini, kita terus melakukan evolusi dalam formulasi karena kualitas bahan bakar terus berubah. Sekarang molekul ini kita miliki secara spesifik untuk menargetkan komponen bio, yaitu B40 atau bahkan B lebih rendah (B30),” ujar Jitendra Kandpal, tim ahli Adichem di Kawasan Pluit, Jakarta Utara, Rabu (10/12).
Sementara itu, Adichem sedang mengembangkan aditif yang bisa digunakan untuk B50. Jitendra memperkirakan, aditif ini akan dihadirkan mulai tahun depan. Ia juga mengungkapkan bahwa penelitian aditif dari Adichem telah dilakukan sejak 10 tahun yang lalu.
“B50 yang mungkin akan datang tahun depan. Penelitian ini sudah dimulai sekitar 10 tahun yang lalu, jadi ada perkembangan kembali-kembali, dan kita telah menemukan molekul ini, yang telah kita uji, dan kita juga menerapkannya, untuk memeriksa efektivitas produk,” jelas dia.
Keunggulan Adimax F2
Sebagai informasi, Adichem meluncurkan Adimax F2, fuel additive generasi baru yang lahir untuk menjawab kebutuhan akan performa mesin diesel yang lebih kuat, efisien, dan andal. Produk ini merupakan hasil dari kerja panjang tim ahli Adichem yang memadukan teknologi rekayasa kimia modern dengan pemahaman mendalam mengenai karakter bahan bakar diesel di Indonesia.
Dengan bahan baku premium asal Jerman, yang dikenal sebagai salah satu pusat industri kimia terbaik di dunia, Adimax F2 dikembangkan melalui serangkaian uji kualitas dan keamanan yang ketat sesuai standar internasional. Adimax F2 dirancang untuk menghadapi berbagai tantangan nyata yang dialami mesin diesel saat ini, seperti kualitas bahan bakar yang bervariasi, pembakaran yang tidak selalu efisien, hingga beban kerja mesin yang semakin kompleks.
Additive ini hadir sebagai solusi yang mampu meningkatkan performa sekaligus menjaga keandalan mesin dalam jangka panjang. Dengan penggunaan Adimax F2, operator armada bisa merasa lebih percaya diri dalam menjalani operasional harian tanpa khawatir tentang keausan filter dan penurunan kinerja mesin.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar