
Perjalanan Karier Politik Agus Junaidi di Partai Golkar Banjarnegara
Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Banjarnegara telah berakhir pada Minggu (16/11/2025) di Hotel Surya Yudha Banjarnegara. Acara ini ditutup dengan terpilihnya kembali Agus Junaidi sebagai Ketua DPD Partai Golkar secara aklamasi oleh 20 Pimpinan Kecamatan, untuk periode 2025-2030.
Keberhasilan Agus dalam memimpin Partai Golkar Banjarnegara tentu menjadi sorotan banyak pihak. Ditemui Rabu (26/11/2025), pria kelahiran Desa Punggelan, Banjarnegara, 14 November 1971 ini menceritakan tentang perjalanan karir politiknya yang dimulai dari bawah.
Pendidikan dan Awal Karir Politik
Agus menempuh pendidikan dasar dan menengah di SDN 2 Punggelan, kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Punggelan dan lulus dari SMAN 1 Banjarnegara pada tahun 1991. Selama masa sekolah, ia aktif dalam OSIS. Setelah itu, ia melanjutkan studi jenjang Sarjana di Jurusan Sosial Politik Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto, dan meraih gelar Magister di STIE AUB Solo.
Pada tahun 2000, Agus memutuskan untuk terjun ke dunia politik, mengikuti jejak ayahnya yang merupakan pengurus Golkar Desa Punggelan saat Orde Baru. Keputusan ini bukan hanya karena "berdarah Golkar", tetapi juga karena ia melihat bahwa partai ini memiliki akar yang kuat di masyarakat dan infrastruktur politik yang lebih siap dibandingkan partai lainnya.
“Darah saya ya sejak lahir berwarna kuning, karena ayah saya PNS, dan waktu itu kan semua PNS afiliasinya ke Golkar. Tapi setelah Reformasi, saya tetap istiqomah mengikuti jalan politik ayah saya,” ujar Agus.
Perkembangan Karir di Partai Golkar
Agus mulai terjun sebagai Pengurus Partai Golkar Kecamatan Punggelan sejak tahun 2000, dan langsung menjadi Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kecamatan Punggelan setahun kemudian. Tahun 2004, ia terpilih menjadi Ketua Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Kecamatan Punggelan, dan pada Pemilu tahun 2009 ia terjun nyaleg dan langsung menang, mengalahkan petahana yang ada dari partainya.
Karir sebagai anggota legislatif mulai moncer di periode keduanya sebagai anggota dewan, ketika ia menjadi anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Banjarnegara dan Wakil Ketua Komisi D pada tahun 2014. Selanjutnya, kursi dewan seolah sudah menempel erat menjadi langgananya, dan mengantarkannya menjadi Ketua Komisi C.
Tahun 2019, periode ketiganya sebagai dewan menjadikannya penuh sorotan. Pasalnya, sebagai Ketua Bapem Perda, dan Ketua Pansus Perubahan Hari Jadi Banjarnegara, ia berhasil mengubah hari bersejarah warga kota Dawet Ayu ini dari 22 Agustus 1831 menjadi 26 Februari 1571.
“Saya hanya membantu aspirasi masyarakat yang memiliki kesadaran sejarah, dan ternyata setelah kami kaji memang harus berubah. Karena ada spirit heroisme, kebanggan, dan akar kultural yang kuat dalam hari jadi yang baru. Dan alhamdulillah, eksekutif juga menyambutnya dengan baik,” kenang Agus.
Hasil Pemilu Terbaru dan Target Masa Depan
Pada Pemilu terakhir kemarin tahun 2024, Agus terpilih kembali dan berhasil didapuk menjadi Wakil Ketua DPRD Banjarnegara. Agus sampai sekarang sering kali didapuk menjadi Ketua Pansus karena dianggap memiliki keluwesan dan mampu mengorganisir rapat-rapat dewan.
Terkait kesuksesannya membesut Partai Beringin di Banjarnegara pada Pemilu kemarin, ayah dari 5 anak ini mengatakan bahwa ia mampu membawa perolehan suara Partai Golkar naik drastis.
“Perolehan suara Golkar naik dari Pemilu 2019 kita meraih 47.008, di Pemilu 2024 menjadi 56.520 suara. Kenaikannya mencapai 20,2 persen. Kursi yang kita dapat juga naik dari 4 menjadi 7. Naik 75 persen. Bahkan kita meraih rangking 3 terbaik se Jateng untuk Raihan suaranya,” tandas Agus bangga.
Ke depan, Agus berharap pada periode kedua kepemimpinanya menjadikan Golkar makin solid, makin bisa berkiprah untuk Banjarnegara yang maju dan sejahtera.
“Target kita ke depan, untuk raihan kursi bisa naik lagi menjadi 8 kursi di DPRD, kabupaten” ujar Agus optimis.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah Muhammad Saleh saat Musda berlangsung menyatakan harapannya agar kepengurusan DPD Golkar Kabupaten Banjarnegara semakin solid, merangkul semua potensi yang ada, sehingga siap hadapi Pemilu mendatang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar