AI China Deepsek 3.2 Dirilis, Tampil Lebih Efisien dari GPT 5 dan Gemini 3 Pro

Pengenalan DeepSeek V3.2

DeepSeek, sebuah startup kecerdasan buatan (AI) asal Tiongkok, baru saja meluncurkan model AI terbarunya yang diberi nama V3.2. Model ini diklaim mampu bersaing dengan GPT-5 dari OpenAI maupun Gemini 3.0 Pro dari Google. DeepSeek V3.2 dirilis dalam dua versi, yaitu versi reguler dan versi Speciale.

Fitur Utama DeepSeek V3.2

Model V3.2 dirancang untuk mengatasi masalah utama dari model open-source saat ini, seperti pemrosesan teks panjang yang tidak efisien, kapabilitas agen otonom yang lemah, serta investasi yang tidak memadai saat post-training. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, DeepSeek menggunakan teknologi DeepSeek Sparse Attention (DSA). DSA merupakan model AI standar yang berperan memeriksa ulang setiap token sebelumnya, untuk setiap respons baru.

Praktik pemeriksaannya melibatkan sistem indeks guna mengidentifikasi bagian-bagian penting dari riwayat teks. Dengan begitu, model V3.2 bisa memangkas biaya komputasi tanpa mengorbankan kualitasnya. DeepSeek juga menyatakan bahwa dukungan tersebut dapat mempercepat pemrosesan input yang panjang secara signifikan.

Peningkatan Post-Training

Untuk meningkatkan performa model, DeepSeek meningkatkan anggaran post-training hingga 10 persen lebih tinggi dibanding biaya pra-pelatihan. Jumlah ini meningkat dibanding peningkatan 1 persen pada dua tahun lalu. Dalam proses pembangunan data pelatihan, tim DeepSeek membuat model khusus untuk tugas matematika, pemrograman, logika serta agen, hingga akhirnya menghasilkan data untuk model AI versi final.

Selain itu, DeepSeek juga membangun lebih dari 1.800 synthetic environments (ruang simulasi virtual yang dibuat secara artifisial untuk melatih, menguji dan memvalidasi agen AI), serta ribuan skenario yang bisa dijalankan berdasarkan masalah yang nyata di GitHub, untuk melatih agen otonom.

Kompetisi dengan GPT-5 dan Gemini 3.0 Pro

DeepSeek V3.2 bisa dibilang sebagai penantang GPT-5 dan Gemini 3.0 Pro. Sebab, model AI asal China ini mampu menyaingi kedua model bikinan perusahaan AS. Dalam kompetisi matematika di platform benchmark AIME 2025 misalnya, V3.2 meraih skor 93,1 persen, tepat di belakang GPT-5 dengan skor 94,6 persen.

Dalam hal pemrograman yang diukur menggunakan LiveCodeBench, DeepSeek V3.2 dengan skor 83,3 persen juga membuntuti GPT-5 yang meraih skor 84,5 persen. Sementara Gemini 3 Pro memimpin daftar dengan skor 90,7 persen di LiveCodeBench dan 90,7 persen di AIME. Kemudian dalam pengukuran pengembangan software yang melibatkan masalah nyata di GitHub yang diukur dengan SWE Multilingual, V3.2 tercatat mampu menyelesaikan 70,2 persen masalah. Pencapaian ini membuatnya unggul dari GPT-5 yang hanya 55,3 persen.

Performa V3.2 yang mencapai 46,4 persen di Terminal Bench 2.0 juga unggul dari GPT-5 dengan skor 35,2 persen. Meski demikian, Gemini 3 Pro masih lebih unggul dengan skor 54,2 persen.

Keunggulan DeepSeek V3.2 Speciale

Walau versi regulernya berada di belakang Gemini 3 Pro, DeepSeek V3.2 Speciale mampu melampaui model AI Google tersebut. Model AI versi eksperimen ini juga meraih medali emas di Olimpiade Informatika Internasional 2025 dengan menempati peringkat ke-10 dan meraih peringkat kedua di ICPC World Final 2025. DeepSeek V3.2 Speciale juga meraih medali emas di Olimpiade Matematika Internasional 2025 dengan mengintegrasikan komponen dari DeepSeek Math V2.

DeepSeek V3.2 Speciale unggul dari Gemini 3 Pro dalam hal performa, berkat penggunaan token yang jauh lebih banyak. Model AI ini memecahkan masalah Codeforces dengan rata-rata token 77.000, lebih banyak dari 22.000 milik Gemini. Kendati demikian, pihak DeepSeek mengaku model AI terbarunya masih tertinggal dalam tiga hal, yakni keluasan pengetahuan, efisiensi token serta kinerja pada tugas-tugas yang sangat kompleks.

Rencana Masa Depan

Startup AI ini berencana mengatasi kekurangan itu melalui pelatihan awal yang lebih banyak. Adapun DeepSeek V3.2 sudah tersedia dengan lisensi Apache 2.0 di Hugging Face atau melalui API.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan