
JAKARTA, nurulamin.pro — Akhir serial Game of Thrones menjadi salah satu penutupan paling kontroversial dalam sejarah.
Bertahun-tahun setelah episode terakhirnya tayang, protes penggemar terhadap musim kedelapan masih bergema, termasuk lewat petisi yang meminta HBO membuat ulang akhir cerita dengan penulis berbeda.
Namun, aktor Kit Harington menegaskan bahwa remake musim terakhir Game of Thrones bukanlah sesuatu yang mungkin terjadi.
Dalam wawancara dengan The New York Times, pemeran Jon Snow itu mengaku sangat tersinggung dengan petisi penggemar yang menuntut akhir cerita dirombak.
“Itu benar-benar membuat saya marah. Seperti, beraninya mereka?” ujar Harington dikutip pada Senin (12/1/2026).
Ia menyebut tuntutan tersebut sebagai reaksi berlebihan yang lahir dari media sosial, sekaligus membela kreator serial David Benioff dan D.B. Weiss.
Petisi tersebut muncul tak lama setelah musim kedelapan tayang pada 2019 dan berhasil mengumpulkan sekitar 1,8 juta tanda tangan.
Padahal, episode terakhir Game of Thrones ditonton sekitar 19,3 juta orang, menjadikannya salah satu final serial dengan jumlah penonton terbesar sepanjang masa.
Penolakan terhadap akhir cerita muncul karena sejumlah keputusan besar yang dianggap mengecewakan.
Misalnya seperti Jon Snow yang tidak berhadapan langsung dengan Night King, perubahan drastis Daenerys Targaryen menjadi tiran, hingga Bran Stark yang akhirnya dinobatkan sebagai Raja Westeros.
Alasan GOT Harus Berakhir
Meski memahami kekecewaan penggemar, Harington menegaskan bahwa serial tersebut memang tidak mungkin dilanjutkan atau diulang.
Dalam wawancara dengan British GQ pada 2024, ia menjelaskan bahwa kelelahan ekstrem yang dialami para pemain dan kru menjadi alasan utama Game of Thrones harus berakhir di musim kedelapan.
“Kami semua sudah sangat kelelahan. Kami tidak bisa melanjutkan lebih lama,” kata Harington.
Ia mengakui bahwa pemangkasan jumlah episode di dua musim terakhir membuat cerita terasa terburu-buru, kritik yang juga banyak disuarakan penggemar.
Namun menurutnya, solusi berupa musim tambahan atau remake tidak pernah benar-benar menjadi pilihan.
“Saya mengerti ada yang merasa ceritanya terlalu cepat, dan saya mungkin setuju. Tapi saya tidak yakin ada alternatif lain,” ujarnya.
Dengan demikian, meskipun protes terhadap akhir Game of Thrones terus berlanjut, Kit Harington menegaskan bahwa serial tersebut telah benar-benar berakhir.
Meski akhir Game of Thrones tetap menuai perdebatan, waralaba ini belum sepenuhnya berakhir.
George R.R. Martin, penulis novel A Song of Ice and Fire yang menjadi dasar serial tersebut, mengungkapkan bahwa beberapa proyek lanjutan Game of Thrones sedang dikembangkan.
Proyek-proyek itu diharapkan bisa memperkaya kembali dunia Westeros, meski musim kedelapan GOT tidak akan pernah diulang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar