Akhir Tahun 2025, Bupati Tulungagung Ubah 15 Jabatan Eselon II

Akhir Tahun 2025, Bupati Tulungagung Ubah 15 Jabatan Eselon II

Perombakan Jabatan di Pemkab Tulungagung

Pemerintah Kabupaten Tulungagung kembali melakukan perubahan besar-besaran dalam struktur jabatan pejabat tinggi pratama. Sebanyak 15 pejabat eselon II resmi dilantik oleh Bupati Gatut Sunu Wibowo di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, pada Kamis 11 Desember 2025. Prosesi pelantikan ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta undangan lainnya.

Setelah acara pelantikan, Bupati Gatut Sunu menegaskan bahwa rotasi jabatan kali ini merupakan bagian dari strategi penguatan birokrasi dan percepatan pelayanan publik. Ia menekankan bahwa proses mutasi dilakukan secara profesional tanpa adanya kepentingan lain. Tidak ada mahar, semua murni profesional. Rotasi ini untuk mempercepat pelayanan publik dan memastikan birokrasi bekerja lebih optimal, ujarnya.

Dari 15 pejabat yang dilantik, beberapa di antaranya menempati posisi baru di dinas teknis maupun administratif. Namun, beberapa kursi OPD lainnya masih kosong, termasuk dua posisi strategis, yaitu Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Pendidikan. Kekosongan ini terjadi setelah adanya pergeseran jabatan.

Posisi Sekda sebelumnya diisi oleh Tri Hariadi, yang kini dialihkan menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan bergeser menempati jabatan sebagai Sekretaris Dewan. Pemerintah daerah memastikan pengisian jabatan tersebut akan segera dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

Pelantikan yang terjadi pada hari Kamis menjadi momentum penting di akhir tahun anggaran 2025. Pemerintah berharap pejabat baru segera beradaptasi dan menjalankan program prioritas, mulai dari peningkatan layanan publik hingga penguatan sektor pendidikan dan kesehatan.

Perombakan tersebut juga mendapat perhatian dari masyarakat Tulungagung. Sebagian menilai langkah tersebut sebagai komitmen pemerintah daerah memperkuat birokrasi, meski publik tetap menyoroti kekosongan jabatan Sekda dan Kepala Dinas Pendidikan yang dianggap krusial. Beberapa OPD lain yang masih kosong juga menjadi sorotan.

Dengan komposisi baru, Pemkab Tulungagung diharapkan mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih responsif serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Struktur Jabatan yang Baru

Beberapa perubahan signifikan terjadi dalam struktur jabatan di lingkungan Pemkab Tulungagung. Berikut adalah daftar jabatan yang dirotasi:

  • Sekretaris Daerah: Kosong sejak pengalihan Tri Hariadi ke posisi baru.
  • Kepala Dinas Pendidikan: Kosong setelah pejabat lama dipindahkan ke jabatan Sekretaris Dewan.
  • Pejabat Eselon II Lainnya: Sebanyak 15 pejabat baru dilantik, dengan penempatan di berbagai dinas teknis dan administratif.

Tantangan yang Dihadapi

Meskipun ada harapan positif terhadap perombakan ini, beberapa tantangan tetap muncul. Salah satunya adalah kekosongan jabatan yang dianggap strategis. Masyarakat menilai bahwa kekosongan ini dapat menghambat efektivitas pemerintahan, terutama dalam hal pengambilan keputusan dan pengelolaan sumber daya.

Selain itu, adaptasi pejabat baru juga menjadi fokus utama. Pemkab harus memastikan bahwa para pejabat baru dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab yang baru mereka emban.

Harapan Masa Depan

Dengan komposisi baru, Pemkab Tulungagung diharapkan mampu meningkatkan kinerja birokrasi dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Pelantikan ini juga menjadi awal dari upaya-upaya lebih lanjut dalam memperkuat sistem pemerintahan yang transparan dan akuntabel.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan