
Ringkasan Berita:
- Tiga aksi demo berlangsung di Jakarta Pusat pada Senin (12/1/2026), masing-masing di kawasan Gambir oleh Gerakan Kader Umat Islam, di depan Kementerian Keuangan oleh Paguyuban Marinatama Mangga Dua, serta di Kantor YLBHI Menteng oleh DPP GSBI.
- Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan 1.266 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian unjuk rasa di sejumlah titik lokasi.
- Rekayasa lalu lintas diberlakukan secara situasional dan masyarakat diimbau menghindari area sekitar demo.
nurulamin.pro, MENTENG-Berikut jadwal demo yang akan berlangsung di wilayah Jakarta hari ini, Senin (12/1/2026).
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan akan ada tiga aksi demo hari ini yang digelar di Jakarta.
Tribunners khususnya warga Karawang, Bekasi dan Kota Bekasi bisa yang hendak menuju Jakarta bisa memanfaatkan informasi ini untuk mengatur perjalanan agar mencapai tujuan tepat waktu.
Demo Gerakan Kader Umat Islam
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menjelaskan bahwa unjuk rasa pertama berlangsung sejak pagi hari di wilayah Gambir.
Aksi tersebut diinisiasi oleh Gerakan Kader Umat Islam bersama sejumlah elemen massa.
“Pagi ini ada unjuk rasa dari Gerakan Kader Umat Islam dan beberapa kelompok di kawasan Gambir,” ujar Erlyn dalam keterangannya.
Demo Paguyuban Marinatama Mangga Dua
Aksi demo kedua datang dari Paguyuban Marinatama Mangga Dua yang menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah.
Mereka akan menggelar aksi di depan Kantor Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Demo Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Serikat Buruh Indonesia
Aksi demo ketiga datang dari demonstrasi di kawasan Menteng, tepatnya di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jalan Diponegoro.
Aksi ini dilakukan oleh Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Serikat Buruh Indonesia (DPP GSBI) dengan membawa isu yang berkaitan dengan kepentingan pekerja.
Polisi Kerahkan 1.266 Personel
Untuk mengamankan jalannya tiga unjuk rasa tersebut, Polres Metro Jakarta Pusat menyiagakan sebanyak 1.266 personel gabungan.
Personel disebar di sejumlah titik untuk memastikan situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.
Rekayasa Lalu Lintas Dilakukan Situasional
Erlin menjelaskan, pihak kepolisian akan memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi unjuk rasa.
Rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta jumlah massa yang hadir.
Warga Diimbau Cari Jalur Alternatif
Kepolisian mengimbau masyarakat agar menghindari kawasan sekitar lokasi unjuk rasa untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas.
“Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berjalan,” kata Iptu Erlyn.
Baca berita nurulamin.prolainnya di Google News
Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar