Aksi Heroik Staf Disney Selamatkan Penonton dengan Mengangkat Batu Raksasa 180 Kg

ORLANDO, nurulamin.pro
- Seorang staf Walt Disney World di Orlando, Florida, Amerika Serikat (AS) menjadi pahlawan dalam kecelakaan yang terjadi di kompleks resor hiburan terbesar di dunia tersebut.
Staf tersebut berhasil menghadang sebuah properti berbentuk batu raksasa seberat sekitar 180 kilogram yang meluncur keluar jalur dan mengarah ke penonton dalam pertunjukan langsung bertema Indiana Jones.

Insiden tersebut terjadi pada Selasa (31/12/2025) waktu setempat saat pertunjukan Indiana Jones Epic Stunt Spectacular, seperti yang dilaporkan oleh beberapa sumber. Dalam sebuah video yang beredar di YouTube, seorang penonton terdengar berteriak ketika batu karet berukuran besar itu memantul dan bergerak ke arah tribun penonton.

Staf Disney yang berada di dekat lintasan properti segera bergerak untuk menghalangi laju batu tersebut agar tidak menghantam penonton. Properti batu raksasa itu kemudian menghantam tubuh staf tersebut hingga dia terjatuh ke lantai panggung, sementara rekan-rekannya langsung berlari memberikan pertolongan.

Dalam rekaman yang sama, darah terlihat di bagian kepala staf tersebut ketika ia dibantu berdiri dan dievakuasi dari area pertunjukan. Pihak Disney membenarkan insiden tersebut dan menyatakan bahwa kejadian itu terjadi akibat properti pertunjukan yang keluar dari jalurnya.

"Seorang performer mengalami cedera ketika sebuah properti bergerak keluar dari lintasannya," ujar perwakilan Disney dalam pernyataan resmi kepada AFP, Jumat (3/1/2026). Disney menegaskan fokus utama perusahaan saat ini adalah pemulihan staf yang terluka akibat insiden tersebut.

"Kami berfokus mendukung anggota tim kami yang sedang dalam masa pemulihan," kata juru bicara Disney dalam pernyataan yang sama. Disney juga menekankan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap pertunjukan yang digelar di taman hiburan tersebut.

"Keselamatan adalah inti dari apa yang kami lakukan, dan elemen pertunjukan ini akan dimodifikasi setelah tim keselamatan kami menyelesaikan peninjauan atas kejadian tersebut," lanjut Disney.

Adegan kejaran batu raksasa sendiri merupakan salah satu momen ikonik dalam film Raiders of the Lost Ark yang dirilis pada 1981. Film tersebut menjadi seri perdana dari waralaba Indiana Jones yang mengisahkan petualangan seorang arkeolog pemberani.

Raiders of the Lost Ark dibintangi oleh Harrison Ford dan disutradarai oleh Steven Spielberg, serta dikenal luas sebagai salah satu film petualangan paling berpengaruh sepanjang masa.

Faktor-faktor yang Memicu Kecelakaan

Beberapa faktor dapat menjadi penyebab kecelakaan ini, antara lain:

  • Pemrosesan properti yang tidak sempurna – Proses persiapan dan pengujian properti sebelum pertunjukan bisa saja tidak lengkap, sehingga menghasilkan risiko kegagalan selama pertunjukan.
  • Keterbatasan sistem keamanan – Meskipun Disney memiliki standar keselamatan yang tinggi, mungkin ada celah atau kelemahan dalam sistem pengawasan yang tidak terdeteksi sebelumnya.
  • Faktor manusia – Kesalahan dari pihak staf atau teknisi dalam menjaga jalur properti bisa menjadi penyebab utama kecelakaan.

Tindakan yang Dilakukan Disney

Setelah kejadian ini, Disney melakukan beberapa langkah penting:

  • Evaluasi keselamatan – Tim keselamatan Disney melakukan peninjauan menyeluruh terhadap semua elemen pertunjukan, termasuk properti dan sistem pengamanan.
  • Pelatihan tambahan – Staf dan performer diberikan pelatihan lebih lanjut tentang prosedur keselamatan dan cara merespons situasi darurat.
  • Modifikasi elemen pertunjukan – Beberapa adegan atau properti yang dinilai berisiko akan diubah atau diperbaiki agar lebih aman bagi penonton dan staf.

Dampak terhadap Pertunjukan

Kecelakaan ini tentu saja memberikan dampak terhadap citra dan operasional pertunjukan Indiana Jones Epic Stunt Spectacular. Namun, Disney telah menunjukkan komitmen mereka untuk memperbaiki situasi dan memastikan keamanan para pengunjung.

Selain itu, kejadian ini juga menjadi pengingat penting bagi industri hiburan, khususnya dalam hal keselamatan dan pengelolaan risiko.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan