
Kondisi Chelsea yang Memburuk
Kondisi tim sepak bola Chelsea kini sedang mengalami penurunan yang signifikan. Hubungan antara klub dan pelatih Enzo Maresca tampaknya berada di titik terendah setelah hanya meraih satu kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir. Meskipun sebelumnya, Chelsea sempat menunjukkan performa yang cukup baik dengan hanya terpaut tiga poin dari pemuncak klasemen Arsenal dan berhasil mengalahkan Barcelona di Liga Champions pada akhir November, situasi tersebut kini telah berubah.
Pada periode Natal Premier League, Chelsea kehilangan poin dalam pertandingan melawan Aston Villa dan Bournemouth. Setelah hasil imbang 2-2 melawan Bournemouth di Stamford Bridge, pasukan The Blues mendapatkan libur selama dua hari sebelum menghadapi Manchester City pada Minggu (4/1/2026). Sebelumnya, Enzo Fernandes dkk sempat unggul satu poin atas Man City di klasemen Premier League sekitar dua bulan lalu, tetapi kini mereka tertinggal 10 poin dari skuad asuhan Pep Guardiola.
Lebih mengkhawatirkan lagi, pasukan The Blues telah kehilangan 15 poin dari posisi unggul musim ini. Hal ini disebabkan oleh rotasi yang berlebihan, performa yang menurun di lapangan, serta komentar-komentar tajam dari sang pelatih kepada hierarki klub. Akibatnya, Maresca dilaporkan sedang menghadapi tekanan besar.
Maresca Merasa Tidak Diberi Kebebasan
Menurut laporan dari TalkSport, Maresca merasa frustrasi karena tidak bisa mengambil keputusan secara independen di Chelsea. Cara dia mengelola tim juga dikatakan tidak selalu sesuai dengan strategi jangka panjang klub. "Di Chelsea, Anda bukan manajer, Anda adalah kepala pelatih dan harus menyesuaikan diri dengan struktur yang telah ditetapkan di klub," ujar Kaveh Solhekol, kepala koresponden Sky Sports.
Selain itu, Maresca harus bekerja sama dengan direktur olahraga dan memiliki tim di belakang tim. Pertanyaannya adalah apakah tim di belakang itu bersatu atau ada masalah-masalah di balik layar. Jika ada masalah, apakah dapat diselesaikan?
Masa Depan Maresca Diperhitungkan
Maresca juga absen pada sesi konferensi pers usai Chelsea ditahan imbang Bournemouth 2-2. Saat itu, asisten pelatih Willy Caballero menggantikan sang pelatih yang dikatakan absen karena sakit. Namun, TalkSport melaporkan bahwa ia menolak hadir di sesi konferensi pers karena tengah menimbang masa depannya di klub.
Beberapa pihak di Chelsea merasa komentar publik Maresca terkait dengan keinginan untuk memaksa keluar dari Stamford Bridge meskipun sumber-sumber yang dekat dengannya dengan tegas membantah hal ini. Maresca ditunjuk sebagai pelatih Chelsea pada 3 Juni 2024, hanya 35 hari setelah memimpin Leicester menjadi juara Divisi Championship.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar