Alasan John Herdman Latih Timnas Indonesia, Soroti Bakat Lokal dan Naturalisasi

John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia

John Herdman, pelatih asal Inggris berusia 50 tahun, resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pria oleh PSSI pada Sabtu, 3 Januari 2026. Ia menggantikan Patrick Kluivert yang dipecat setelah Tim Garuda gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Herdman mendapat amanah untuk menjalankan kontrak maksimal empat tahun atau hingga 2030.

Skema kontrak Herdman adalah dua tahun pertama, lalu PSSI akan memegang opsi untuk memperpanjang kontrak dua tahun lalu yang merujuk performa Herdman untuk skuad Garuda. Selain bakal menangani tim utama, Herdman juga akan mengawasi tim U23 untuk memastikan regenerasi pemain muda ke tim senior.

Setelah resmi diumumkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman pun mengungkapkan alasannya menerima tawaran melatih Skuad Garuda. Hal itu disampaikan dalam sesi wawancara bersama The Canadian Press, pada Sabtu (3/1/2026). Menurut Herdman, salah satu alasan menerima tantangan mengasuh skuad Garuda ialah karena fanatisme para penggemar dan suporternya.

"Ini tentang menemukan proyek yang tepat, satu yang bisa merasakan passion dan intensitas para suporter dan penggemar," ucap John Herdman dikutip dari The Canadian Press. Selain itu, Herdman juga melihat "kolam talenta ada di sana" di Indonesia. Ia membandingkannya dengan Kanada yang merupakan negara besar dengan banyak potensi pemain lokal, ditambah kemampuan merekrut pemain berkewarganegaraan ganda alias naturalisasi.

"Yang saya lihat adalah bakat-bakatnya ada di sana. Rasanya sangat mirip dengan Kanada," kata Herdman. "Negara yang besar, banyak potensi dengan pemain lokal, tetapi juga kemampuan untuk merekrut pemain berpaspor ganda, yang sudah mereka mulai dalam perjalanan itu," lanjutnya.

Pengalaman Herdman yang mentereng menjadi daya tarik utama bagi PSSI. Ya, sosok John Herdman sendiri merupakan pelatih yang berhasil mencetak sejarah di Piala Dunia. Ia adalah pelatih pertama yang berhasil membawa tim nasional pria dan wanita dari satu negara yang sama lolos ke Piala Dunia. Bersama tim wanita Kanada, ia meraih dua medali perunggu Olimpiade, sementara bersama tim pria Kanada, ia mengubah peringkat dari 94 menjadi 33 dunia dan membawa mereka ke Piala Dunia 2022—prestasi pertama dalam 36 tahun bagi Kanada.

PSSI menilai rekam jejak beragamnya ini sebagai alasan utama penunjukan, menandai "era baru sepak bola nasional Indonesia" dengan pelatih berpengalaman Piala Dunia. Setelah ini, John Herdman sudah ditunggu jadwal padat bersama Timnas Indonesia. Ia berpotensi menjalani debutnya di ajang FIFA Series pada Maret mendatang.

Kemudian John Herdman juga dituntut menghadirkan gelar Piala AFF perdana bagi Merah Putih yang bakal digelar pada Juli-Agustus. Selain itu, terdapat pula agenda FIFA Matchday pada Juni, September-Oktober, dan November 2026.

Menarik dinantikan, kiprah John Herdman bersama Timnas Indonesia ke depannya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan