Ancaman Hukuman AFC Mengintai, Malaysia Diminta Tidak Kalah Sebelum Lawan Vietnam


Timnas Malaysia diharapkan tetap menjaga persiapan terbaiknya menghadapi laga melawan Timnas Vietnam dalam kualifikasi Piala Asia 2027. Pertandingan yang akan berlangsung di markas Vietnam pada 31 Maret mendatang menjadi momen penting bagi skuad Harimau Malaya. Saat ini, Malaysia memimpin klasemen Grup F dengan 15 poin dari lima pertandingan, sementara Vietnam berada di posisi kedua dengan 9 poin. Laos dan Nepal masing-masing memiliki 3 dan 0 poin.

Hanya juara grup yang berhak melaju ke putaran final Piala Asia 2027 yang rencananya akan digelar di Arab Saudi mulai Januari 2027. Namun, Malaysia kini menghadapi ancaman hukuman berat dari AFC akibat kasus pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi. Jika dinyatakan bersalah, kemenangan atas Nepal dan Vietnam bisa dibatalkan, yang berarti Malaysia berpotensi kehilangan enam poin dan gagal lolos.

AFC menyatakan bahwa nasib Malaysia akan ditentukan sebelum pengundian grup Piala Asia 2027 pada akhir Maret 2026. Meski hukuman menanti, pelatih Malaysia Sulaiman Hussin meminta tim untuk tetap fokus menghadapi laga kontra Vietnam. Ia menekankan pentingnya persiapan yang optimal agar dapat meraih kemenangan di laga tersebut.

Sulaiman menilai bahwa mentalitas kalah sebelum bertanding tidak boleh muncul. Ia mengatakan, “Kita perlu mempersiapkan diri seperti biasa karena kita tidak tahu apa hasilnya nanti. Tanggung jawab kita adalah mempersiapkan tim terbaik untuk melawan Vietnam.”

Ia juga menegaskan bahwa keputusan AFC bukanlah tanggung jawab pelatih atau pemain, melainkan FIFA. Oleh karena itu, ia meminta Peter Cklamovski dan anak-anak asuhnya untuk memberikan performa terbaik di lapangan. “Jika kita menganggap enteng persiapan, kita khawatir akan kalah,” ujarnya.

Selain itu, Sulaiman berharap para pemain yang dipanggil dapat memberikan komitmen sepenuh hati kepada tim nasional. Ia menilai bahwa pemain tidak perlu memikirkan hal-hal di luar lapangan, karena tugas utama mereka adalah memberikan performa maksimal. “Ketika dipanggil untuk mengenakan seragam tim nasional, fokuslah pada pertandingan, jangan terlalu memikirkan hal-hal lain,” katanya.

Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) saat ini sedang menunggu keputusan atas banding di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Jika proses banding tidak menguntungkan FAM, situasi skuad Harimau Malaya akan semakin sulit. Sementara itu, AFC hanya akan mengeluarkan keputusan resmi berupa hukuman untuk Malaysia berdasarkan laporan CAS.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan