
Kunjungan Kerja DPRD Jawa Barat ke P3D Kuningan
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Cucu Sugiarti, melakukan kunjungan kerja bersama Komisi III DPRD Jawa Barat ke Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) atau Samsat Kuningan pada Selasa (9/12/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat pengawasan terhadap kinerja pelayanan publik dan optimalisasi pendapatan daerah.
Menurut Cucu Sugiarti, kegiatan ini juga merupakan bentuk sinergi antara legislatif dan mitra kerja yang terus diperkuat demi tercapainya pelayanan publik yang lebih baik. Ia menekankan bahwa kunjungan kerja ini adalah bagian dari fungsi pengawasan dan legislasi DPRD dalam memastikan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah.
Salah satu sumber pendapatan terbesar bagi Provinsi Jawa Barat adalah pajak kendaraan bermotor. Dengan adanya kunjungan kerja ini, pihaknya ingin memastikan apakah target 2025 tercapai serta merencanakan langkah-langkah untuk tahun berikutnya, karena akan menjadi dasar dalam mengkalkulasi APBD tahun 2026.
Selama kunjungan tersebut, dilakukan diskusi yang berjalan interaktif dengan penyampaian saran, tanggapan, dan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pihaknya berharap agar SAMSAT di Jawa Barat melakukan inovasi dan terobosan, terutama dalam penanganan bagi kendaraan yang tidak melakukan daftar ulang (KTMDU).
Tujuan dan Manfaat Kunjungan Kerja
Kunjungan kerja ini memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:
- Memastikan kinerja pelayanan publik di Samsat Kuningan berjalan secara efisien dan transparan.
- Mengoptimalkan pendapatan daerah melalui pengelolaan pajak kendaraan bermotor yang lebih baik.
- Meningkatkan koordinasi antara legislatif dan instansi terkait dalam mencapai target pendapatan daerah.
Selain itu, kunjungan ini juga memberikan kesempatan bagi para anggota DPRD untuk mendengarkan langsung keluhan dan masukan dari masyarakat serta petugas Samsat. Hal ini sangat penting dalam membentuk kebijakan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Peran Samsat dalam Pendapatan Daerah
Samsat memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas keuangan daerah. Dengan sistem yang terintegrasi dan pengelolaan yang baik, Samsat dapat memastikan bahwa semua kendaraan bermotor yang ada di wilayah Jawa Barat telah terdaftar dan membayar pajak sesuai ketentuan.
Pihaknya menilai bahwa Samsat perlu terus berinovasi dalam menghadapi tantangan seperti KTMDU. Dengan adanya inovasi, layanan Samsat akan semakin mudah diakses oleh masyarakat, sehingga meningkatkan tingkat kepatuhan dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pajak kendaraan bermotor.
Tantangan dan Solusi yang Dicari
Beberapa tantangan yang dihadapi Samsat Kuningan antara lain:
- Tingginya jumlah kendaraan yang belum melakukan daftar ulang (KTMDU).
- Kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pembayaran pajak kendaraan bermotor.
- Tantangan dalam pengelolaan data dan sistem administrasi yang harus tetap akurat dan up-to-date.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, pihaknya menyarankan agar Samsat Kuningan melakukan sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat, serta memperbaiki sistem pelayanan agar lebih cepat dan efisien. Selain itu, kolaborasi dengan instansi terkait seperti dinas perhubungan dan kepolisian juga diperlukan untuk memastikan kepatuhan masyarakat terhadap aturan pajak kendaraan bermotor.
Kesimpulan
Kunjungan kerja yang dilakukan oleh DPRD Provinsi Jawa Barat ke P3D Kuningan merupakan langkah penting dalam memastikan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah. Dengan koordinasi yang baik antara legislatif dan eksekutif, serta inovasi yang terus dilakukan, Samsat diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar