
Kehadiran Anggun dalam Film Para Perasuk Menjadi Sorotan Utama
Kehadiran Anggun C. Sasmi dalam proyek film Para Perasuk menjadi salah satu hal yang paling dinantikan oleh publik. Proses kreatifnya tidak hanya menunjukkan dedikasi tinggi, tetapi juga memberi warna baru pada dunia perfilman Indonesia. Dalam acara Kick Off Teaser Film Para Perasuk di Grand Indonesia, Kamis 11 Agustus 2025, Anggun menjelaskan bagaimana ia terlibat dalam proyek ini.
Peran Anggun yang Lebih dari Sekadar Pemain
Anggun tidak hanya muncul sebagai pemain, tetapi juga mengambil peran penting di balik layar. Ia menciptakan 20 mantra khusus yang akan menjadi elemen utama dalam film tersebut. Mantra-mantra ini bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi memiliki makna mendalam dan kontribusi dramatis terhadap alur cerita.
Proses penciptaan mantra dilakukan dengan spontan selama proses rekaman. Anggun merasa bahwa karakter yang ia mainkan harus memiliki sesuatu yang hidup dan punya energi spiritual. Hal ini membuatnya membiarkan intuisi artistiknya mengalir selama proses penciptaan.
Kontribusi Anggun dalam Membangun Dunia Film
Sutradara Wregas Bhanuteja menyebut bahwa kontribusi Anggun sangat penting dalam membangun tensi cerita. Ia ingin menghadirkan mantra-mantra yang terdengar autentik dan memiliki ikatan emosional serta dimensi spiritual.
Begitu saya membayangkan karakter itu, saya langsung teringat Anggun dan energi yang ia punya, ujar Wregas. Ia yakin bahwa Anggun adalah sosok yang tepat untuk menghidupkan dunia yang ia ciptakan.
Awal Mula Kolaborasi
Kolaborasi ini berawal dari pesan langsung di media sosial yang dikirim oleh Wregas kepada Anggun. Awalnya, Anggun tidak menanggapi karena mengira pesan tersebut tidak serius. Namun, setelah membaca pesan secara lengkap, ia sadar bahwa Wregas benar-benar ingin dirinya terlibat dalam proyek tersebut.
Wregas menjelaskan bahwa alasan ia memilih Anggun berkaitan dengan energi dan karakter kuat yang ia lihat dari penyanyi internasional ini. Hal ini membuat proses penciptaan mantra lebih natural dan sesuai dengan dunia Para Perasuk.
Proses Pembuatan Mantra
Dalam proses pembuatan mantra, Anggun membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk menulis dan menyempurnakan setiap mantra. Ia memastikan bahwa rangkaian kata yang dibuat tidak hanya terdengar mistis, tetapi juga memiliki makna mendalam dan kontribusi dramatis.
Menariknya, seluruh mantra direkam hanya dalam satu hari. Karena, kalau berhari-hari akan terasa tidak natural, hasil terbaik ya di hari pertama, jelas Wregas. Proses ini menunjukkan dedikasi tinggi dari Anggun dalam menciptakan sesuatu yang istimewa.
Pengaruh Mantra terhadap Film
Mantra-mantra yang diciptakan Anggun dikembangkan dari referensi spiritual, musikal, dan budaya. Proses ini memaksa Anggun melakukan riset kecil agar hasilnya terasa menyatu dengan konteks film. Wregas menilai bahwa keberadaan mantra ciptaan Anggun memberi nilai tambah yang kuat pada film. Baginya, unsur ini membuat Para Perasuk memiliki identitas berbeda dari film lain.
Mantra-mantra yang ia ciptakan itu membuat dunia Para Perasuk terasa lebih nyata dan punya nyawa, tutupnya.
Kolaborasi yang Lancar
Kolaborasi antara Anggun dan Wregas disebut berjalan sangat cair. Keduanya saling memberi ruang dalam proses kreatif, sesuatu yang jarang terjadi dalam proyek besar. Tim produksi memuji dedikasi Anggun, menyebut bahwa keterlibatannya bukan sekadar tampil sebagai artis, tetapi turut membangun dunia cerita.
Menjelang rilis poster dan teaser hari ini, publik semakin menantikan aksi Anggun dalam debut filmnya. Para Perasuk kini menjadi salah satu film yang paling ditunggu jelang penayangannya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar