Anthony Gordon Marah, Newcastle United Alami Masalah Mentalitas


berita
Anthony Gordon menyatakan bahwa Newcastle United menghadapi masalah dalam mentalitas. Ia mengecam timnya karena gagal mempertahankan keunggulan di menit-menit akhir saat melawan Bayer Leverkusen.

Newcastle sebenarnya tampak akan pulang dengan membawa tiga poin setelah Lewis Miley mencetak gol pada menit ke-74 dalam pertandingan Liga Champions yang berlangsung pada hari Kamis (11/12) dini hari. Gol tersebut tercipta dari umpan yang diberikan oleh Anthony Gordon, yang sebelumnya berhasil mencetak gol penalti pada menit ke-51 setelah Bruno Guimaraes melakukan gol bunuh diri.

Gordon menjadi pemain kedua Newcastle yang mencetak setidaknya lima gol dalam satu musim di Liga Champions, setelah Alan Shearer pada musim 2002/2003 yang mencetak enam gol. Namun, pemain internasional Inggris ini sangat marah setelah The Magpies kembali kehilangan keunggulan mereka.

"Saya tidak tahu (bagaimana pertandingan itu bisa lepas kendali), tetapi jujur saja, ini terlalu sering terjadi," kata Gordon kepada TNT Sports.

"Setengah jam pertama benar-benar buruk, tetapi kami tampil bagus di babak kedua. Manajer memberi kami teguran keras dan kami bereaksi dengan baik," tambahnya.

"Secara defensif, kita perlu lebih ketat karena kita terlalu banyak kebobolan gol di akhir pertandingan. Saya tidak tahu apakah itu karena kelelahan, tetapi semuanya kembali pada mentalitas. Kita harus bertahan dalam pertandingan-pertandingan ini karena itulah yang dilakukan tim-tim papan atas," ujar Anthony Gordon.

Newcastle kalah setelah unggul terlebih dahulu melawan Marseille dua pekan lalu. Mereka juga pernah menyia-nyiakan keunggulan di menit-menit akhir dalam hasil imbang 2-2 melawan Tottenham di Liga Premier pada 2 Desember.

Ketika ditanya apakah Newcastle memiliki masalah mentalitas, Eddie Howe menjawab kepada TNT Sports bahwa ia tidak mengetahui hal itu.

"Gol bisa terjadi dalam pertandingan. Kami tidak bertahan cukup baik. Terlalu mudah bagi mereka untuk menembus pertahanan tengah kami (untuk gol kedua)," ujar Eddie Howe.

"Saya tidak senang saat jeda babak pertama, bukan karena performanya, tetapi karena kurangnya keyakinan bahwa kami bisa mencetak gol. Anda harus mewujudkan sesuatu dan benar-benar percaya pada diri sendiri. Tanpa bola, kami hampir mendekati mereka, tetapi tidak di yard terakhir," tambahnya.

Newcastle saat ini berada di posisi ke-12, terpaut dua poin dari delapan tim teratas, yang akan langsung melaju ke babak 16 besar.

"Ini menempatkan kami pada posisi yang baik (untuk lolos ke delapan besar)," tambah Howe, yang timnya akan menghadapi PSV dan juara bertahan Paris Saint-Germain pada Januari.

"Ini bergantung pada kami, tetapi kami memiliki dua pertandingan sulit yang akan datang," ucap dia.

Masalah Mentalitas yang Menghantui Newcastle United

Penjelasan dari Anthony Gordon

Anthony Gordon mengungkapkan kekecewaannya terhadap timnya setelah gagal mempertahankan keunggulan di pertandingan Liga Champions melawan Bayer Leverkusen. Ia menilai bahwa masalah utamanya adalah mentalitas yang tidak stabil.

  • Ia menyatakan bahwa kekalahan ini terjadi terlalu sering.
  • Ia menyoroti bahwa timnya tampil baik di babak kedua, tetapi gagal mempertahankan fokus di akhir pertandingan.
  • Ia menekankan pentingnya kekompakan dan kepercayaan diri dalam pertandingan-pertandingan penting.

Tanggapan dari Pelatih Eddie Howe

Eddie Howe juga mengakui bahwa Newcastle masih memiliki beberapa kelemahan, terutama dalam pertahanan.

  • Ia mengakui bahwa timnya tidak mampu bertahan cukup baik.
  • Ia menyoroti pentingnya keyakinan diri dalam menciptakan peluang.
  • Ia mengatakan bahwa timnya perlu meningkatkan konsistensi dalam pertandingan-pertandingan krusial.

Performa Tim di Liga Champions

Newcastle United saat ini berada di posisi ke-12 dalam klasemen Liga Champions. Mereka hanya terpaut dua poin dari delapan tim teratas yang otomatis lolos ke babak 16 besar.

  • Meski kalah dalam beberapa pertandingan, Newcastle masih memiliki peluang untuk melanjutkan perjalanan di Liga Champions.
  • Mereka akan menghadapi dua pertandingan penting pada bulan Januari, yaitu melawan PSV dan Paris Saint-Germain.

Tantangan Berikutnya

Eddie Howe mengatakan bahwa kesuksesan timnya di Liga Champions sangat bergantung pada performa mereka dalam dua pertandingan berikutnya.

  • Ia mengakui bahwa pertandingan melawan PSV dan Paris Saint-Germain akan menjadi tantangan berat.
  • Ia berharap timnya dapat belajar dari kekalahan sebelumnya dan tampil lebih konsisten.

Dengan situasi seperti ini, Newcastle United perlu segera memperbaiki mentalitas dan konsistensi agar bisa meraih hasil yang lebih baik di kompetisi Eropa.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan