
Pada akhir tahun 2025, dunia tinju kelas berat dikejutkan dengan kabar duka yang menimpa petinju terkenal, Anthony Joshua. Insiden ini mengakibatkan kehilangan dua orang terdekatnya, yang memicu respons dari banyak pihak, termasuk rivalnya, Oleksandr Usyk.
Kecelakaan Maut di Nigeria
Anthony Joshua, yang baru saja meraih kemenangan atas Jake Paul, mengalami kecelakaan mobil yang sangat menyedihkan. Kejadian tersebut terjadi pada hari Senin (29/12/2025) pagi waktu setempat di jalan Tol Ogun-Lagos, Nigeria. Dalam peristiwa itu, Joshua kehilangan dua teman dekatnya, yaitu Sina Ghami dan Latif Ayodele. Keduanya tidak hanya menjadi bagian dari timnya, tetapi juga sahabat yang sangat dekat.
Promotor Joshua, Matchroom Boxing, telah mengonfirmasi identitas korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Informasi ini menambah rasa duka yang mendalam bagi keluarga dan rekan-rekannya.
Respons dari Rival Ternama
Dalam situasi sulit ini, banyak pihak memberikan dukungan dan belasungkawa kepada Anthony Joshua. Salah satu yang menarik perhatian adalah respons dari Oleksandr Usyk, legenda tinju kelas berat yang sebelumnya pernah bertanding melawan Joshua. Meskipun memiliki riwayat persaingan ketat, Usyk menunjukkan sikap yang penuh empati dan penghargaan.
Lewat unggahan Instagramnya, Usyk menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga dan orang-orang terdekat korban. Ia juga memberikan dukungan kepada Joshua, berharap pemulihan cepat dan semangat untuk bangkit kembali.
"Ini adalah kehilangan yang luar biasa," tulis Usyk di media sosial.
"Mereka adalah dua orang yang luar biasa yang bukan hanya bagian dari tim AJ, tetapi juga teman."
"Belasungkawa tulus saya kepada keluarga mereka, orang-orang terkasih, dan semua orang yang mengenal mereka."
"Anthony, semoga cepat sembuh. Tetap kuat, juara," ujarnya dalam pesan yang menyentuh.
Riwayat Persaingan antara Usyk dan Joshua
Usyk dan Joshua memiliki sejarah persaingan yang panjang dalam dunia tinju. Keduanya bertemu dua kali di ring, dengan Usyk berhasil meraih kemenangan dalam kedua pertandingan tersebut. Pertama melalui keputusan angka mutlak, dan yang kedua melalui split decision. Meski begitu, hubungan antara keduanya tidak sepenuhnya bersifat kompetitif, karena adanya rasa saling menghormati dan penghargaan atas prestasi masing-masing.
Setelah pertandingan terakhirnya melawan Daniel Dubois pada Juli 2025, Usyk belum kembali turun bertinju. Hal ini membuat banyak penggemar tinju menantikan apakah ia akan segera kembali ke ring atau fokus pada hal lain.
Duka yang Mengguncang Dunia Tinju
Kabar duka ini menjadi peringatan akan betapa tak terduga dan berbahayanya kecelakaan. Bagi para atlet, keselamatan dan keamanan selalu menjadi prioritas utama. Dalam situasi seperti ini, dukungan dan simpati dari sesama atlet dan publik menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti.
Joshua, yang saat ini sedang menjalani masa pemulihan, diharapkan bisa segera pulih dan kembali beraksi di ring. Semangat serta dukungan dari banyak pihak akan menjadi bekal penting baginya untuk bangkit kembali.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar