Persiapan Kongres Asprov PSSI Sulteng 2025
Kongres Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Tengah dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun 2025. Acara ini akan menjadi momen penting bagi sejumlah Asosiasi Kabupaten/Kota (Askab/Askot) serta klub-klub yang berada di bawah naungan PSSI. Mereka akan hadir untuk memilih Ketua Umum Asprov PSSI Sulteng periode 2025–2030.
Beberapa nama mulai muncul sebagai calon ketua umum, termasuk mantan Bupati Sigi, Irwan Lapata, dan Wali Kota Palu sekaligus petahana, Hadianto Rasyid. Keduanya dikenal memiliki peran penting dalam pengembangan sepak bola daerah.
Menjelang kongres tersebut, Ketua Umum Persito Tolitoli, Mansur Pondang, memberikan pandangan mengenai pentingnya acara ini. Ia menilai bahwa kongres kali ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus merumuskan arah pembinaan sepak bola Sulteng lima tahun ke depan.
“Kita ingin sepak bola Sulawesi Tengah semakin hebat. Pembinaan atlet harus merata hingga ke daerah-daerah, dan itu semua membutuhkan dukungan serta pendanaan besar,” ujar Mansur dalam diskusi ringan bersama sejumlah media di Tolitoli, Rabu malam.
Mansur yang juga menjabat Ketua Harian Askab PSSI Tolitoli mengaku telah mendengar sejumlah nama figur yang siap maju. Menurutnya, kemunculan banyak tokoh menunjukkan besarnya kepedulian terhadap kemajuan sepak bola daerah.
Namun demikian, Mansur menegaskan bahwa arus dukungan dari sejumlah Askab dan klub justru mengarah pada satu nama: Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid.
“Pak Irwan Lapata dan Pak Hadianto Rasyid adalah tokoh olahraga Sulteng. Tapi dorongan dari bawah agar Pak Anwar Hafid maju harus disikapi serius. Dengan kepemimpinan beliau, program pembinaan sepak bola bisa selaras dengan kebijakan pemerintah,” tegasnya.
Mansur menambahkan, Persito dan Askab PSSI Tolitoli sejalan dengan sejumlah Askab/Askot dan klub lainnya yang berharap Anwar Hafid bersedia maju dan memimpin Asprov PSSI Sulteng.
“Kami meminta dan berharap Pak Gubernur maju di kongres nanti,” tutup Mansur.
Peran Penting Gubernur dalam Pengembangan Sepak Bola Sulteng
Anwar Hafid, yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tengah, dinilai memiliki potensi besar dalam memimpin Asprov PSSI Sulteng. Kemampuannya dalam mengelola sumber daya dan kebijakan pemerintah membuatnya menjadi sosok yang layak dipertimbangkan.
Beberapa alasan mengapa Anwar Hafid dianggap layak menjadi ketua umum antara lain:
- Kemampuan dalam manajemen: Sebagai gubernur, ia memiliki pengalaman dalam mengatur anggaran dan menjalankan berbagai program pemerintahan.
- Dukungan dari bawah: Banyak Askab dan klub sepak bola di Sulteng mendukung langkah Anwar Hafid untuk maju.
- Kemampuan dalam membangun jaringan: Ia memiliki hubungan yang baik dengan berbagai pihak, termasuk pelaku olahraga dan pemangku kepentingan.
Selain itu, Anwar Hafid juga dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap pengembangan olahraga di daerah. Ia pernah menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur olahraga dan pembinaan atlet.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Meskipun ada harapan besar terhadap Anwar Hafid, beberapa tantangan tetap perlu diperhatikan. Salah satunya adalah bagaimana memastikan bahwa pembinaan sepak bola di Sulteng dapat berjalan secara merata dan berkelanjutan.
Beberapa langkah yang perlu dilakukan antara lain:
- Peningkatan kualitas pelatihan: Memastikan bahwa pelatih dan pelatih muda memiliki akses ke pelatihan berkualitas.
- Peningkatan infrastruktur: Membangun lapangan-lapangan yang memadai di berbagai daerah.
- Kolaborasi dengan pihak swasta: Melibatkan sektor swasta dalam pendanaan dan pengembangan sepak bola.
Dengan adanya kongres yang akan berlangsung pada akhir tahun 2025, diharapkan semua pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi sepak bola Sulteng.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar