Kolesterol Tinggi dan Pola Makan yang Tidak Sehat
Pertanyaan dari Erna, Sukoharjo, tentang apakah seseorang dengan pola makan tinggi garam dan tinggi gula bisa mengalami kolesterol tinggi adalah hal yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari. Dokter Spesialis Jantung & Pembuluh Darah, dr. Kunti Nurul Umamy, Sp.JP, FIHA memberikan penjelasan yang jelas mengenai hubungan antara pola makan dan kondisi kesehatan seperti kolesterol tinggi.
Hubungan Garam dan Tekanan Darah
Konsumsi makanan yang tinggi garam atau natrium terkait langsung dengan risiko hipertensi. Intake garam yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah. Dulu, orang dengan hipertensi cenderung lebih banyak ditemukan di usia tua. Namun, saat ini, banyak orang muda juga mengalami hipertensi akibat pola makan yang tidak sehat, termasuk konsumsi minuman kemasan yang tinggi garam. Hal ini bisa berdampak pada penyakit ginjal jika tidak segera diatasi.

Kaitan Gula dengan Diabetes
Selain garam, konsumsi makanan tinggi gula juga memiliki dampak besar terhadap kesehatan. Gula tambahan dapat meningkatkan risiko diabetes. Hipertensi dan diabetes merupakan dua faktor utama yang menyebabkan penyakit kardiovaskular, termasuk stroke. Kedua kondisi ini semakin umum ditemukan pada usia muda, bahkan menjadi hal yang biasa dalam praktik medis sehari-hari.
Pola Makan yang Menyebabkan Kolesterol Tinggi
Kolesterol tinggi sering kali disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat. Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida. Beberapa makanan yang sering dikonsumsi dan berisiko tinggi antara lain:
- Daging berlemak
- Jeroan
- Makanan cepat saji (seperti gorengan dan burger)
- Produk susu tinggi lemak (mentega, keju)
- Makanan olahan (sosis, nugget, kue kering)
- Gula tambahan
Anda disarankan untuk membatasi konsumsi kolesterol dari makanan hingga 200 mg per hari. Jika kadar kolesterol dalam tubuh terlalu tinggi, risiko terkena penyakit serius seperti penyakit jantung, stroke, dan obesitas akan meningkat.

Profil Dokter Spesialis Jantung
dr. Kunti Nurul Umamy, Sp.JP, FIHA adalah seorang Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah. Beliau memiliki keahlian khusus di bidang kardiologi dan merupakan anggota dari Indonesian Heart Association (FIHA). Praktiknya dilakukan di wilayah Surakarta, dengan konsultasi yang tersedia di beberapa rumah sakit seperti RS Brayat Minulya dan RSU Assalam Gemolong.
Jika Anda ingin berkonsultasi dengan dr. Kunti, Anda dapat mengunjungi website RS Brayat Minulya di www.rsbrayatminulya.com atau mengunjungi laman Instagram @rs.brayatminulya untuk informasi jadwal praktik.
Suplemen Kesehatan untuk Peningkatan Daya Tahan Tubuh
Selain menjaga pola makan, penggunaan suplemen kesehatan juga bisa menjadi pilihan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Salah satu contohnya adalah Imboost, sebuah suplemen yang berfungsi sebagai Immunity Booster. Imboost mengandung Echinacea, salah satu jenis tanaman herbal yang aman untuk dikonsumsi.
Imboost membantu menjaga kesehatan tubuh agar tidak mudah jatuh sakit serta mempercepat proses penyembuhan penyakit. Untuk mendapatkan suplemen ini, Anda dapat mengunjungi link yang tersedia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar