Apel Siaga Natal dan Tahun Baru di Rutan Klungkung, TNI, Polri, dan BNN Berperan dalam Antisipasi Ke

Kegiatan Razia Bersama di Rutan Klungkung Jelang Nataru 2026

Rutan Kelas IIB Klungkung melaksanakan kegiatan razia bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mencegah terjadinya gangguan keamanan dan memastikan kondisi rutan tetap aman serta kondusif.

Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan tes urine terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang dilakukan di Ruang Kunjungan Rutan Klungkung. Sebanyak 14 warga binaan dipilih secara acak oleh Kepala BNNK Klungkung untuk diuji. Tes urine ini dilaksanakan sesuai prosedur dan diawasi ketat oleh petugas Rutan dan BNNK agar hasilnya dapat diandalkan dan menjaga kerahasiaan data.

Hasil dari tes urine tersebut menunjukkan bahwa semua sampel yang diperiksa berada dalam kondisi negatif terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang. Hal ini menunjukkan bahwa pengawasan dan pembinaan di Rutan Klungkung berjalan baik, serta menunjukkan komitmen pihak rutan dalam menjaga kebersihan lingkungan pemasyarakatan.

Selain itu, kegiatan juga dilanjutkan dengan pemusnahan barang hasil penggeledahan selama periode Juni hingga Desember 2025. Barang-barang yang dimusnahkan antara lain alat cukur kurisan, paku, jepit rambut, pinset besi, amplas bekas, baterai jam dinding bekas, tali rafia, tali kain, korek kayu, dan beberapa alat makan berbahan besi. Barang-barang tersebut tidak diperbolehkan berada di kamar hunian karena dianggap berpotensi membahayakan keamanan dan keselamatan warga binaan.

Sinergi Antar Instansi untuk Keamanan Rutan

Kegiatan razia bersama ini merupakan bentuk sinergi antara Rutan Klungkung dengan Polres Klungkung, Kodim 1610 Klungkung, dan BNNK Klungkung. Petugas gabungan dari TNI, POLRI, BNN, dan Regu Pengamanan Rutan mempersiapkan alat penggeledahan seperti hand metal detector, sarung tangan, kantong plastik, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Karutan Kelas IIB Klungkung, Alviantino Risky atau akrab disapa Tino, menjelaskan bahwa penggeledahan difokuskan pada kamar hunian Nomor 01 hingga 14. Setiap area di cek secara menyeluruh, termasuk badan dan barang bawaan warga binaan. Tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada barang ilegal yang masuk ke dalam rutan.

Tino menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta perintah harian Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Dengan demikian, pihak rutan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan dan menjaga stabilitas keamanan.

Dukungan dari Berbagai Pihak

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Polres Klungkung, yaitu AKP I Nengah Sulatra, S.H. Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. "Kami siap bersinergi untuk memperkuat keamanan, khususnya di lingkungan pemasyarakatan," ujarnya.

Sementara itu, Kapten Inf. Dewa Ngakan Made Artasedana dari Kodim 1610 Klungkung menekankan pentingnya soliditas antar instansi. "Kolaborasi seperti ini harus terus dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan teritorial wilayah Klungkung," tegasnya.

Kepala BNNK Klungkung, I Komang Setiawan, S.E., M.Si., memberikan apresiasi terhadap hasil kegiatan yang dilaksanakan Rutan Klungkung. "Hasil tes urine yang semuanya negatif menunjukkan bahwa pengawasan dan pembinaan di Rutan Klungkung berjalan dengan baik," ungkapnya.

Harapan untuk Kondisi yang Lebih Baik

Tino berharap, kondisi yang sudah baik di Rutan Klungkung akan terus terjaga dari peredaran HP, pungli, dan narkoba. "Ini komitmen tegas Rutan Klungkung agar bisa menghadirkan layanan pemasyarakatan yang bermartabat," pungkasnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan