APS Kalteng Tumbuh di Segala Usia, Pendidikan Semakin Mudah Diakses


PALANGKA RAYA, berita.CO
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melaporkan adanya peningkatan Angka Partisipasi Sekolah (APS) di seluruh kelompok usia pada periode 20242025. Penemuan ini menunjukkan bahwa akses masyarakat terhadap layanan pendidikan formal semakin luas.

Endah Kurniawati, Statistisi Ahli Madya BPS Kalteng, menjelaskan bahwa APS merupakan salah satu indikator penting dalam evaluasi kualitas pendidikan. Indikator ini menggambarkan persentase penduduk usia sekolah yang sedang menempuh pendidikan di berbagai jenjang, mulai dari dasar hingga tinggi.

Menurut data APS tahun 20242025, kelompok usia 712 tahun dan 1315 tahun mencatat capaian di atas 90 persen. Endah menekankan bahwa angka ini menunjukkan bahwa akses pendidikan dasar di Kalteng sudah sangat baik dan menjangkau hampir seluruh anak usia sekolah dasar maupun menengah pertama.

Peningkatan paling signifikan terjadi pada kelompok usia 1618 tahun, yang merupakan jenjang pendidikan setara SMA. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak penduduk usia tersebut yang bersekolah atau memanfaatkan fasilitas pendidikan, khususnya di tingkat SMA sederajat.

Endah menambahkan bahwa peningkatan APS ini sejalan dengan peningkatan kualitas pendidikan di Kalteng. Salah satu buktinya adalah meningkatnya jumlah peserta didik. Jika dikaitkan dengan tren peningkatan jumlah peserta didik, maka kenaikan APS pada usia 1618 tahun memperkuat klaim bahwa akses pendidikan menengah telah mengalami perbaikan pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, BPS mencatat bahwa akses pendidikan di Kalteng sepanjang 20242025 menunjukkan perkembangan positif di semua kelompok usia. Berikut beberapa hal yang menjadi fokus utama dalam peningkatan APS:

  • Akses pendidikan dasar yang lebih baik:
    Data menunjukkan bahwa rata-rata partisipasi siswa di usia 712 tahun dan 1315 tahun melebihi 90 persen. Ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan dasar telah berhasil mencapai target.

  • Peningkatan partisipasi pendidikan menengah:
    Kelompok usia 1618 tahun mencatat peningkatan terbesar. Hal ini menunjukkan bahwa akses pendidikan menengah semakin mudah diakses oleh masyarakat, termasuk daerah-daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses.

  • Kualitas pendidikan yang meningkat:
    Selain akses, kualitas pendidikan juga menjadi perhatian utama. Peningkatan jumlah peserta didik menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya dengan sistem pendidikan yang ada.

  • Perluasan infrastruktur pendidikan:
    Untuk mendukung peningkatan APS, diperlukan perluasan infrastruktur seperti sekolah, guru, dan fasilitas belajar. Kalteng terus berupaya membangun infrastruktur pendidikan yang memadai.

  • Kebijakan pemerintah yang progresif:
    Kebijakan pendidikan yang progresif dan inklusif memberikan dampak positif terhadap peningkatan APS. Beberapa program bantuan sosial dan subsidi pendidikan juga berkontribusi dalam memastikan semua anak bisa bersekolah.

Dengan peningkatan APS yang signifikan, Kalteng semakin dekat pada tujuan untuk memberikan pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. Kedepannya, diperlukan upaya lebih lanjut untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pendidikan di provinsi ini.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan