Ardito Wijaya Ditangkap KPK Malam Ini, Selain Jadi Bupati Lampung Tengah

Ardito Wijaya Ditangkap KPK Malam Ini, Selain Jadi Bupati Lampung Tengah

Bupati Lampung Tengah Ditangkap KPK

Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penangkapan ini dilakukan dalam rangka operasi tangkap tangan (OTT) yang terkait dugaan suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD). Informasi awal menunjukkan bahwa kasus ini melibatkan dugaan penerimaan uang dari pihak tertentu dalam proses penyusunan anggaran daerah.

Ardito Wijaya dikenal sebagai sosok yang memiliki latar belakang pendidikan kedokteran dan politik. Ia lahir pada 23 Januari 1980 dan telah menjalani berbagai peran di dunia kesehatan sebelum memasuki dunia politik. Sebagai dokter, ia lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti dan kemudian melanjutkan studi pascasarjana dengan gelar Magister Kesehatan Masyarakat (M.K.M) dari Universitas Mitra Indonesia.

Riwayat Pendidikan

Pendidikan Ardito Wijaya dimulai dari Sekolah Dasar Kristen 3 Bandar Jaya pada tahun 1986 hingga 1992. Setelah itu, ia melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 Bandar Jaya hingga 1995. Selanjutnya, ia menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Terbanggi Besar pada 1998.

Setelah lulus SMA, Ardito melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Jakarta, dan meraih gelar dokter (dr.) pada tahun 2008. Ia juga menempuh program pascasarjana di Universitas Mitra Indonesia dan lulus dengan gelar Magister Kesehatan Masyarakat (M.K.M) pada tahun 2024.

Latar Keluarga

Ardito Wijaya menikah dengan Indria Sudrajat. Dari pernikahan tersebut, mereka memiliki dua orang anak laki-laki. Di luar kesibukannya sebagai pejabat publik, Ardito dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat lokal di Lampung Tengah.

Karier Profesional

Sebelum memasuki dunia politik, Ardito bekerja sebagai dokter di beberapa puskesmas. Pada 2010-2011, ia menjadi dokter di Puskesmas Seputih Surabaya. Kemudian, ia bertugas di Puskesmas Rumbia pada 2011-2012. Pada 2014-2016, ia menjabat sebagai Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular (Kabid P2PL) di Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah.

Karier Politik

Ardito memasuki dunia politik melalui Pilkada Lampung Tengah 2020, di mana ia berpasangan dengan Musa Ahmad sebagai calon bupati dan menang. Ia dilantik sebagai Wakil Bupati pada 2021-2025. Pada Pilkada 2024, ia maju sebagai calon Bupati Lampung Tengah dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), namun tidak mendapatkan rekomendasi dari partai tersebut. Akhirnya, ia diusung oleh PDI Perjuangan dan berpasangan dengan I Komang Koheri. Mereka menang dalam Pilkada dan dilantik pada 20 Februari 2025 sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2025-2030.

Harta Kekayaan

Berdasarkan laporan LHKPN KPK, Ardito Wijaya memiliki harta kekayaan senilai Rp 12.857.356.389. Berikut rincian harta kekayaannya:

I. Data Harta

  • Tanah dan Bangunan: Rp 12.035.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 4.581 m² di Kab./Kota Lampung Tengah, hasil sendiri: Rp 2.000.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 2.500 m² di Kab./Kota Lampung Tengah, hasil sendiri: Rp 250.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 340 m² di Kab./Kota Lampung Tengah, hasil sendiri: Rp 2.285.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 250 m² di Kab./Kota Lampung Tengah, hasil sendiri: Rp 2.500.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 4.661 m² di Kab./Kota Lampung Tengah, hasil sendiri: Rp 5.000.000.000

  • Alat Transportasi dan Mesin: Rp 705.000.000

  • Mobil Toyota Fortuner 2.4 VRZ 4x2 A/T (2017), hasil sendiri: Rp 357.000.000
  • Mobil Honda CR-V 1.5 TC Prestige CVT CKD (2018), hasil sendiri: Rp 345.000.000
  • Motor Suzuki UY 125 S AT (2011), hasil sendiri: Rp 3.000.000

  • Harta Bergerak Lainnya: Rp 0

  • Surat Berharga: Rp 0
  • Kas dan Setara Kas: Rp 117.356.389
  • Harta Lainnya: Rp 0

Sub Total: Rp 12.857.356.389

II. Hutang

Rp 0

III. Total Harta Kekayaan (I-II)

Rp 12.857.356.389

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan