Presiden Prabowo Subianto Tertarik dengan Latar Belakang Bupati Aceh Tamiang
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menunjukkan perhatian khusus terhadap sosok Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, saat melakukan kunjungan ke posko pengungsian dan penanganan bencana di wilayah tersebut. Kunjungan ini dilakukan pada Jumat (12/12/2025), yang menjadi momen penting dalam upaya pemerintah daerah dan nasional untuk membantu warga yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Perhatian Presiden Prabowo terhadap Armia Fahmi tidak lepas dari latar belakangnya sebagai mantan perwira tinggi Polri. Dalam dialog yang berlangsung di tengah kerumunan warga dan aparat, Prabowo mengajukan pertanyaan tentang pangkat Armia Fahmi yang sebelumnya menyandang gelar Inspektur Jenderal Polisi (Irjen) atau jenderal bintang dua.
“Apakah Anda Irjen? Irjen Polisi? Bintang dua?” tanya Prabowo dengan antusias.
Armia Fahmi menjawab dengan tegas, “Siap, Pak.” Hal ini membuat Presiden semakin tertarik dan menyampaikan pernyataan yang menarik perhatian semua yang hadir.
“Bintang dua mau jadi bupati, hebat sekali. Mungkin saya kira di Indonesia ada? Bintang dua lagi jadi bupati?” ujar Prabowo.
Armia Fahmi kemudian menjelaskan bahwa dirinya adalah satu-satunya perwira tinggi Polri berpangkat Irjen yang memilih mengabdikan diri sebagai kepala daerah. Jawaban ini disambut dengan senyum oleh Presiden dan diikuti dengan tepuk tangan dari warga dan aparat setempat.
Sosok Irjen Polisi (Purn) Armia Fahmi

Inspektur Jenderal Polisi (Purnawirawan) atau Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Fahmi, M.H., adalah seorang pensiunan perwira tinggi di dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Jabatan terakhirnya di Polri adalah sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sosial Budaya Kapolri, dengan pangkat terakhir Irjen atau jenderal bintang 2.
Armia Fahmi aktif dalam jabatan tersebut pada tahun 2024. Selama masa dinasnya, ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Aceh. Setelah pensiun pada tahun 2024, Armia Fahmi bergabung dengan Partai Aceh dan maju sebagai calon bupati Aceh Tamiang dalam Pilkada 2024, berpasangan dengan Ismail.
Hasil rapat pleno rekapitulasi menunjukkan bahwa Armia Fahmi berhasil meraih 90.669 suara, unggul dari kotak kosong yang meraup 29.370 suara. Nama Armia Fahmi sempat menjadi sorotan karena ia bergabung dengan partai politik saat masih aktif sebagai anggota Polri. Ia kemudian mengundurkan diri dari Polri untuk mengikuti Pilkada 2024.
Riwayat Pendidikan dan Karier
Armia Fahmi lahir di Banda Aceh, Aceh, pada 12 Oktober 1966. Ia memiliki istri bernama Ny. Yuyun Armia Fahmi dan menganut agama Islam. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990, Armia Fahmi satu angkatan dengan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri dan Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional Komjen Pol. Drs. RZ Panca Putra Simanjuntak.
Semasa kecil, Armia Fahmi menempuh pendidikan di Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Ia dulu bersekolah di SD Negeri 2 Kuala Simpang (1979), SMP Negeri Kuala Simpang (1982), dan SMA Negeri Kuala Simpang (1985). Setelah lulus Akpol, ia melanjutkan pendidikan kepolisian seperti PTIK (1998), Sespim (2007), dan Sespimti (2019). Ia juga telah lulus S2 Ilmu Hukum di Universitas Sumatera Utara.
Perjalanan Karier di Polri
Armia Fahmi telah malang melintang dalam karier di Polri. Berbagai jabatan strategis telah ia tempuh sepanjang kariernya. Beberapa posisi penting yang pernah diemban antara lain Pama Polda Sulselra, Pamapta Polres Wajo Polda Sulselra, Kapolsek Tempe, PS. Kasatlantas Polres Wajo, Danton Tar Mentarsis Akpol, Dankie Tar II/WS Akpol, dan Padalops Satgas B Puskodal.
Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai PS. Kapolsek Labuhan, Kapolsekta Medan Baru, Wakasat PJR Ditlantas Polda Sumut, Lo Polri di Penang Malaysia, Wakapolres Tapanuli Tengah, dan Wakapolres Asahan. Karier Armia Fahmi makin cemerlang ketika ia ditunjuk sebagai Kapolres Gayo Lues.
Pada tahun 2010, ia diangkat sebagai Kapolres Aceh Tamiang. Setelah itu, Fahmi juga sempat ditugaskan sebagai Kabagdalpers RO SDM Polda Sumut dan PS. Dirpolair Polda Sumut. Pada tahun 2016, ia menjabat sebagai Ka SPN Polda Aceh dan kemudian dimutasi menjadi Kabagpamwal Roprovos Divpropam Polri pada tahun 2018.
Tahun 2019, Armia Fahmi dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Provos Divpropam Polri. Satu tahun kemudian, ia diutus sebagai Irwasda Polda Sumut. Pada tahun 2022, ia menjabat Plh. Kapolrestabes Medan. Pada tahun 2023, ia resmi menjadi Brigadir Jenderal atau Brigjen dan ditunjuk sebagai Wakapolda Aceh.
Pada tahun 2024, Armia Fahmi ditugaskan sebagai Sahlisosbud Kapolri dan akhirnya dipercaya untuk menjabat sebagai Anjak Utama Bidsos Budaya Kapolri dalam rangka pensiun pada tahun 2024.
Penghargaan dan Prestasi
Selama kariernya di Polri, Armia Fahmi telah menerima berbagai penghargaan dan brevet. Beberapa di antaranya termasuk Bintang Bhayangkara Nararya, Satyalancana Pengabdian 24 Tahun, Satyalancana Pengabdian 16 Tahun, Satyalancana Pengabdian 8 Tahun, Satyalancana Jana Utama, Satyalancana Ksatria Bhayangkara, Satyalancana Karya Bhakti, Satyalancana Bhakti Pendidikan, Satyalancana Bhakti Nusa, Satyalancana Dharma Nusa, Satyalancana Operasi Kepolisian, Satyalancana Kebaktian Sosial, Brevet SAR Polri, Brevet Penerjun Polri, dan Pin Roda Brimob.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar