
Pengenalan Bulan Rajab dalam Kalender Hijriyah
Bulan Rajab adalah salah satu bulan yang sangat istimewa dalam kalender hijriyah. Menurut pengumuman dari Kementerian Agama Republik Indonesia, tanggal 1 Rajab 1447 Hijriah jatuh pada hari Minggu, 21 Desember 2025. Dengan demikian, umat Islam saat ini sudah memasuki bulan Rajab, salah satu bulan mulia dalam agama Islam.
Bulan Rajab termasuk dalam empat bulan yang dianggap suci dalam Islam, yaitu Muharram, Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Selama empat bulan ini, umat Islam dilarang melakukan peperangan atau perbuatan dosa. Sebaliknya, mereka diajarkan untuk lebih giat beramal baik dan meningkatkan kualitas keimanan serta kesalehan.
Keistimewaan Bulan Rajab
Salah satu hal menarik tentang bulan Rajab adalah bahwa setiap amalan kebaikan yang dilakukan selama bulan ini akan dilipatgandakan pahalanya. Hal ini membuat bulan Rajab menjadi momen penting bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah dan menjalankan amal kebaikan.
Menurut hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Anas bin Malik, nama bulan Rajab berasal dari kata "tarajjab" yang artinya banyak kebaikan. Nabi Muhammad SAW pernah menjelaskan asal-usul penamaan bulan Rajab melalui hadis berikut:
“Dikatakan kepada Nabi Muhammad: Wahai utusan Allah! Kenapa disebut sebagai bulan Rajab? Lalu Nabi Muhammad menjawab: Karena pada bulan tersebut terdapat banyak kebaikan yang diagungkan untuk bulan Syaban dan Ramadan.” (HR. Imam Bukhari)
Keutamaan Berpuasa di Bulan Rajab
Ada beberapa keutamaan yang dimiliki bulan Rajab, salah satunya adalah puasa. Orang yang berpuasa di bulan Rajab akan mendapatkan pahala besar. Salah satu janji Allah adalah memberikan kenikmatan aliran air sungai di surga. Hadis berikut menggambarkan hal itu:
“Sesungguhnya ada satu sungai di surga bernama Rajab. Barang siapa berpuasa satu hari di bulan Rajab, maka Allah akan memberikan aliran dari sungai tersebut.” (HR. Imam Baihaqi)
Selain itu, Nabi Muhammad SAW pernah melakukan puasa penuh selama bulan Rajab. Beliau tidak pernah melakukan puasa penuh pada bulan-bulan lain selain Rajab dan Ramadan. Hadis berikut menjelaskan hal tersebut:
“Sesungguhnya Nabi Muhammad tidak menyempurnakan puasa satu bulan setelah Ramadan kecuali Rajab dan Syaban.” (HR. Imam Tabrani)
Keistimewaan Malam-Malam di Bulan Rajab
Orang-orang yang menghidupkan malam-malam di bulan Rajab juga akan mendapatkan keistimewaan dari Allah. Dalam hadis disebutkan:
“Barang siapa menghidupkan malam bulan Rajab, berpuasa di siang hari bulan tersebut, maka Allah akan memberikan makanan berupa buah-buahan surga, memberikan pakaian hijau di surga, dan memberikan wewangian yang sempurna.” (HR. Imam ibn al-Jauzi)
Persiapan Menuju Bulan Ramadhan
Melaksanakan ibadah puasa sunah dan memperbanyak amalan kebaikan pada bulan Rajab juga menjadi bagian dari latihan untuk menyambut datangnya bulan yang lebih baik dari 1000 bulan, yaitu bulan Ramadhan. Dengan begitu, ketika memasuki bulan Ramadhan, kita sudah terbiasa melaksanakan serangkaian ibadah, sehingga secara fisik, mental, dan spiritual tentu akan lebih siap.
Doa Saat Memasuki Bulan Rajab
Rasulullah SAW sering memanjatkan doa saat memasuki bulan Rajab. Doa tersebut antara lain:
“Ya Allah! Berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban. Juga, sampaikan kami kepada bulan Ramadan (untuk senantiasa bisa beribadah kepada-Mu).” (HR. Ahmad bin Hanbal)
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar