Atalanta vs AS Roma 1-0: Gol Bek Rp434 Miliar Putuskan Pertandingan Sengit Serie A

Atalanta vs AS Roma 1-0: Gol Bek Rp434 Miliar Putuskan Pertandingan Sengit Serie A

Pertandingan Atalanta vs AS Roma Berakhir dengan Kemenangan Tipis 1-0

Pertandingan antara Atalanta dan AS Roma dalam lanjutan Serie A Italia pada Minggu dini hari, 4 Januari 2026, berlangsung sangat sengit. Duel ini menjadi pertandingan yang penuh tensi tinggi, dengan kedua tim saling memperebutkan posisi di klasemen.

Atalanta, yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri, berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas AS Roma. Gol tunggal yang dicetak oleh Giorgio Scalvini, seorang bek muda bernilai fantastis, menjadi penentu kemenangan bagi tuan rumah.

Kemenangan ini tidak hanya memberikan tiga poin penting bagi Atalanta, tetapi juga menjadi pernyataan kuat bahwa mereka masih layak diperhitungkan dalam persaingan papan tengah ke atas. Sementara itu, AS Roma harus menerima kekalahan yang berdampak langsung pada posisi mereka di klasemen.

Gol Krusial dari Bek Muda Bernilai Rp434 Miliar

Gol kemenangan Atalanta tercipta pada menit ke-12 melalui skema tendangan sudut. Bola muntah di kotak penalti berhasil dikuasai oleh Giorgio Scalvini, yang dengan ketenangan luar biasa berhasil menaklukkan kiper AS Roma, Mile Svilar.

Ada sedikit drama saat gol tersebut diperiksa oleh VAR karena dugaan pelanggaran. Namun setelah peninjauan, wasit Michael Fabbri mengesahkan gol tersebut. Keputusan ini disambut sorakan keras dari publik Gewiss Stadium.

Menariknya, Scalvini yang berposisi sebagai bek tengah kini memiliki nilai pasar sekitar Rp434,54 miliar, menjadikannya salah satu bek muda termahal di Serie A saat ini. Gol ini semakin menegaskan kontribusi besarnya, tidak hanya dalam bertahan, tetapi juga saat situasi bola mati.

Roma Dominan Tekanan, Tapi Mandul di Depan Gawang

Meskipun kalah, AS Roma sejatinya tidak tampil buruk dalam pertandingan ini. Sepanjang pertandingan, pasukan Serigala Ibu Kota beberapa kali mengancam melalui Paulo Dybala, Evan Ferguson, hingga Matias Soulé.

Peluang emas datang di menit ke-50 saat Ferguson menyambar bola dari sepak pojok, namun Marco Carnesecchi tampil luar biasa di bawah mistar Atalanta. Dybala juga nyaris menyamakan kedudukan lewat tendangan terbuka di menit ke-84, tetapi bola melenceng tipis ke sisi kanan gawang.

Ketajaman yang biasanya menjadi kekuatan Roma justru tidak muncul pada laga ini. Solidnya lini belakang Atalanta, ditambah penampilan disiplin Carnesecchi, membuat Roma frustrasi hingga peluit akhir dibunyikan.

Atalanta Efektif, Bertahan dengan Disiplin Tinggi

Atalanta tidak tampil dominan dalam penguasaan bola, namun bermain efektif dan disiplin. Skema pressing cepat ala Gian Piero Gasperini berhasil memutus alur serangan Roma sejak lini tengah.

Meski beberapa kali tertekan di babak kedua, Atalanta mampu menjaga konsentrasi hingga menit ke-90+6. Masuknya pemain segar seperti Nikola Krstovic dan Daniel Maldini juga membantu menjaga intensitas permainan tuan rumah.

Kemenangan ini terasa semakin penting karena Atalanta sebelumnya tidak konsisten, dan hasil melawan Roma menjadi momentum kebangkitan.

Dampak di Klasemen Serie A

Hasil pertandingan Atalanta vs AS Roma ini membawa dampak signifikan di papan klasemen:

  • AS Roma tertahan di posisi 5 dengan 33 poin dari 18 laga
  • Atalanta naik dan memperbaiki posisi ke peringkat 8 dengan 25 poin

Roma gagal mendekati zona Liga Champions, sementara Atalanta terus menjaga jarak aman dari persaingan papan bawah.

Scalvini, Bek Masa Depan Italia

Selain menjadi penentu kemenangan, performa Giorgio Scalvini kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu bek muda terbaik Italia. Di usia 22 tahun, ia tampil matang, tenang, dan berani mengambil keputusan besar di momen krusial.

Dengan kontrak hingga 2028 dan nilai pasar yang terus meningkat, bukan tidak mungkin Scalvini akan menjadi rebutan klub-klub elite Eropa dalam waktu dekat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan