
Atlet Pencak Silat Asal Kudus Dinobatkan sebagai Atlet Favorit dalam KONI Award 2025
Senyum hangat Safira Dwi Meilani mengembang saat menerima trofi dalam ajang malam penghargaan KONI Award 2025 yang diselenggarakan di Pendopo Kudus, Senin (29/12/2025) malam. Sebagai atlet pencak silat yang berasal dari RT 4 RW 3 Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Safira berhasil meraih gelar sebagai atlet favorit berkat prestasinya yang gemilang di tingkat internasional.
Safira, yang lahir pada 18 Mei 2000, sering kali menjadi kebanggaan Indonesia dalam berbagai kompetisi olahraga internasional. Salah satu prestasi terbarunya adalah memperoleh medali emas SEA Games Thailand setelah mengalahkan atlet Vietnam di laga final kelas B putri 50-55 kilogram. Prestasi ini bukanlah yang pertama, karena sebelumnya Safira juga berhasil meraih medali emas dalam SEA Games Kamboja pada 2023 di kelas yang sama.
“Saya sudah beberapa kali juara di tingkat internasional, termasuk juara dunia, SEA Games 2023, dan SEA Games 2025 di Thailand,” ujar Safira seusai menerima penghargaan tersebut.
Penghargaan KONI Award yang diterima Safira diberikan langsung oleh Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton. Selain Safira, ada beberapa atlet lain yang juga mendapat penghargaan dalam kategori atlet favorit, yaitu atlet bulu tangkis Moh Zaki Ubaidillah dan atlet voli pantai Devi Melinda.
Safira menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KONI Kudus atas apresiasi yang diberikan. Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi tambahan untuk terus berprestasi di masa depan.
“Alhamdulillah, sangat berterima kasih dan apresiasi KONI Kudus dalam memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi,” katanya.
Dalam usianya yang masih muda, Safira tetap optimistis untuk terus bertanding di ajang-ajang internasional dan membawa nama Indonesia semakin harum.
Peran KONI dalam Penghargaan Olahraga di Kabupaten Kudus
Ketua KONI Kudus Sulistiyanto menjelaskan bahwa ajang KONI Award ini merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh insan olahraga di Kabupaten Kudus. Tidak hanya atlet yang berprestasi di tingkat internasional, nasional, maupun Jawa Tengah, para pihak seperti perusahaan swasta dan perguruan tinggi yang turut serta dalam pengembangan olahraga di Kudus juga mendapatkan penghargaan.
“Kami menyadari bahwa perjalanan pengembangan pembinaan prestasi olahraga yang dicapai adik-adik atlet di Kudus tidak bisa dilakukan sendiri tanpa dukungan dari semua stakeholder, termasuk pimpinan daerah dan perusahaan,” ujar Sulistiyanto.
Kolaborasi untuk Meningkatkan Kualitas Olahraga di Kudus
Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya mengajak seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Kudus untuk bekerja sama dalam mendukung pengembangan prestasi olahraga. Kolaborasi ini akan melibatkan perusahaan swasta maupun perguruan tinggi yang ada di Kudus.
Menurut Bellinda, kolaborasi sangat penting karena pemerintah tidak dapat bekerja sendirian tanpa dukungan dari berbagai pihak dalam pengembangan olahraga di Kudus.
“Maka kami membutuhkan kebersamaan dan kerja sama sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, swasta, dan masyarakat Kudus. Melalui ajang KONI Award, harapan kami dapat meningkatkan kualitas pembinaan dan kualitas atlet,” kata dia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar