Atlet Terjun Payung Gugur di Kejuaraan, Kabupaten Bandung Berduka


Pemain atlet terjun payung asal Kabupaten Bandung, Pelda (Purn) Rusli, meninggal dunia saat mengikuti Babak Kualifikasi (BK) Kejuaraan Daerah Porprov Jawa Barat di Kabupaten Pangandaran, pada hari Selasa (30/12/2025). Jenazah almarhum dikabarkan telah dimakamkan di pemakaman Auri Bhakti Lestari, Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, pada Rabu (31/12/2025).

Pemerintah daerah dan KONI Kabupaten Bandung menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Pelda (Purn) Rusli. Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Komandan Lanud Sulaiman Marsma TNI Eko Sujatmiko, Ketua KONI Kabupaten Bandung Yana Suryana, dan Ketua KONI Jawa Barat M Budiana telah melakukan takziah ke rumah duka, yaitu di Kompleks Cincin Permata Indah, Desa Cincin, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.

Dari pantauan di lokasi rumah duka pada Rabu (31/12/2025), tampak masih banyak masyarakat yang datang untuk memberikan dukungan kepada keluarga almarhum. Karangan bunga yang berisi ucapan belasungkawa juga berjejer di sebelah kiri dan kanan rumah duka.

Ketua KONI Kabupaten Bandung, Yana Suryana, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian almarhum. Ia menjelaskan bahwa almarhum Rusli merupakan atlet sekaligus pelatih andalan Kabupaten Bandung.

"KONI Kabupaten Bandung beserta jajaran menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum. Kami kehilangan seorang atlet andalan Kabupaten Bandung. Almarhum pun merupakan atlet yang pernah membela Jawa Barat dalam Pekan Olahraga Nasional (PON)," ujar Yana, Rabu (31/12/2025).

Menurut Yana, pada kejuaraan daerah di Pangandaran, almarhum Rusli dan empat atlet lain dari Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) Kabupaten Bandung -yang merupakan anggota KONI Kabupaten Bandung- bertolak dari Bandara Nusawiru Pangandaran menggunakan pesawat Cessna 185.

Kelima atlet tersebut, termasuk almarhum Rusli, rencananya akan melakukan penerjunan nomor 4-Way Formation Skydiving dari ketinggian 9.000 kaki. Awalnya mereka berhasil melakukan formasi terjun dengan cukup baik.

Namun, dua atlet lainnya tidak berhasil mendarat dengan sempurna. Almarhum Rusli ditemukan oleh tim SAR Laut dalam kondisi sudah meninggal di tengah laut. Seorang atlet lainnya, Widiasih, yang terjun bersama, dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian. Sementara itu, tiga atlet lainnya dalam kondisi selamat.

Pihak KONI Kabupaten Bandung terus berkoordinasi dengan Tim SAR di Pangandaran untuk memantau perkembangan proses pencarian korban yang hilang. Hal ini dilakukan agar bisa segera menemukan dan memberikan kepastian bagi keluarga almarhum.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan