AXA Mandiri ungkap faktor pengaruh kinerja unitlink saham


Berikut adalah beberapa faktor yang dapat memengaruhi kinerja unitlink berbasis saham. Menurut Erika Marthalina, Head of Investment PT AXA Mandiri Financial Services, ada beberapa hal utama yang perlu diperhatikan.

Faktor Utama yang Mempengaruhi Kinerja Unitlink Berbasis Saham

  1. Kondisi Pasar Global
    Pasar global memiliki dampak besar terhadap kinerja unitlink. Ketika pasar global stabil atau sedang berkembang, maka kinerja unitlink cenderung positif. Namun, jika terjadi ketidakpastian global, seperti krisis ekonomi atau konflik geopolitik, maka kinerja unitlink bisa terganggu.

  2. Sentimen Regional
    Sentimen di tingkat regional juga turut memengaruhi kinerja unitlink. Misalnya, jika ada perubahan kebijakan pemerintah atau pergerakan politik yang memengaruhi sektor tertentu, ini dapat memengaruhi nilai unitlink.

  3. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
    IHSG menjadi indikator penting dalam menilai kinerja pasar saham. Jika IHSG naik, maka biasanya kinerja unitlink juga meningkat. Sebaliknya, jika IHSG turun, kinerja unitlink bisa mengalami penurunan.

  4. Sentimen Optimistis di Sektor Tertentu
    Sektor seperti perbankan, consumer, atau energi memiliki potensi untuk meningkatkan nilai unitlink jika sentimennya positif. Hal ini terkait dengan pertumbuhan laba dan prospek bisnis dari sektor-sektor tersebut.

  5. Ketidakpastian Pasar dan Inflasi
    Ketika pasar penuh ketidakpastian atau inflasi meningkat, kinerja unitlink berbasis saham bisa tertekan. Investor cenderung lebih waspada dan menghindari risiko yang tinggi.

  6. Kebijakan Suku Bunga
    Suku bunga memainkan peran penting dalam menentukan arah investasi. Saat suku bunga naik, investor cenderung beralih ke instrumen yang lebih aman, sehingga pasar saham melemah. Sebaliknya, saat suku bunga turun, biaya modal perusahaan menjadi lebih rendah dan aktivitas ekonomi meningkat, sehingga harga saham biasanya terdorong naik.

  7. Strategi Investasi Fund Manager
    Strategi yang dilakukan oleh fund manager sangat berpengaruh pada kinerja unitlink. Jika portofolio didominasi oleh perusahaan dengan kinerja solid, pertumbuhan laba stabil, dan berada di sektor prospektif, maka performa unitlink akan lebih kuat.

  8. Biaya dalam Produk Unitlink
    Biaya-biaya seperti management fee, expense ratio, dan biaya transaksi dapat memengaruhi return bersih yang diterima pemegang polis. Oleh karena itu, biaya harus diperhatikan agar tidak mengurangi keuntungan.

  9. Faktor Eksternal Lainnya
    Fluktuasi nilai tukar, arus masuk-keluar dana asing, kebijakan pemerintah terhadap sektor tertentu, hingga kondisi geopolitik global juga dapat memengaruhi kinerja unitlink, khususnya berbasis saham.

Kinerja Unitlink Berbasis Saham pada Akhir Tahun 2025

AXA Mandiri menilai bahwa unitlink saham merupakan instrumen jangka panjang. Oleh karena itu, volatilitas jangka pendek dianggap wajar. Namun, dengan jangka waktu yang cukup dan strategi top-up yang tepat, potensi pertumbuhan unitlink saham dapat lebih optimal.

Erika berharap kinerja unitlink berbasis saham tetap positif hingga akhir tahun ini. Hal ini dipicu oleh kinerja IHSG yang menunjukkan ketahanan solid, ditopang oleh fundamental ekonomi domestik yang kuat, terutama didorong oleh konsumsi, investasi, dan stabilitas politik.

Meskipun demikian, volatilitas pasar tetap menjadi faktor yang harus diwaspadai. AXA Mandiri akan terus melakukan pemantauan aktif dan penyesuaian strategis portofolio agar selalu berada pada posisi yang menguntungkan. Selain itu, pihaknya juga memastikan biaya produk kompetitif dan fokus pada nilai jangka panjang untuk membantu nasabah mendapatkan proteksi dengan nilai tambah.

Berdasarkan data Infovesta secara year to date (ytd) per November 2025, unitlink saham AXA Mandiri, yakni AXA-Mandiri Progressive Money, berhasil mencatatkan kinerja positif dengan return sebesar 1,96%. Secara keseluruhan, rata-rata return unitlink berbasis saham tercatat sebesar 10,15% per November 2025. Kinerjanya menjadi yang tertinggi di antara unitlink lainnya.

Jika ditelaah lebih lanjut, unitlink berbasis campuran mencatatkan kinerja rata-rata return terbesar kedua per November 2025 sebesar 8,84%. Diikuti unitlink pendapatan tetap dengan rata-rata return sebesar 6,86% dan unitlink pasar uang dengan rata-rata return sebesar 3,90% per November 2025.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan