
nurulamin.pro–
Perselisihan antara keluarga kandung penyanyi Farel Prayoga dan pihak manajemen memasuki babak baru. Joko, ayah kandung Farel, membantah keras tudingan manajer Muhammad Rais yang menyebut dirinya telah menghabiskan uang hasil kerja sang anak hingga Rp 10 miliar. Melalui unggahan di akun TikTok @fareluniverse, Joko menantang pihak manajemen untuk membuktikan klaim tersebut secara terbuka.
“Buktikan dahulu dari akar masalah yang dimulai dari perkataanmu bahwa penghasilan anak saya Rp 10 miliar. Kalau dibilang miliaran memang ada, tapi sampai Rp 10 miliar itu jauh sekali nominalnya,” ujar Joko dengan nada tinggi, dikutip Minggu (4/1/2026). Ia juga meminta agar tuduhan tersebut tidak disampaikan sepihak tanpa bukti yang jelas. “Jangan keburukan saya saja yang kamu spill, lalu permasalahan ini kamu lupakan. Buktikan juga yang Rp 10 miliar itu. Kalau tidak bisa dibuktikan, berarti omongan kamu bohong,” tambahnya.
Awal Mula Polemik
Polemik ini mencuat setelah pengakuan mengejutkan Farel Prayoga dalam podcast bersama Denny Sumargo. Dalam perbincangan tersebut, Farel mengaku kini hidup dalam keterbatasan ekonomi, meski sebelumnya dikenal sebagai penyanyi cilik dengan jadwal manggung padat. “Uang yang dikumpulkan habis, tinggal Rp 10.000. Tidak ada isinya di rekening,” ujar Farel lirih di kanal YouTube Denny Sumargo.
Farel bahkan menceritakan pengalaman saat mendapati saldo ATM miliknya hanya tersisa Rp 56.000, dari yang sebelumnya disebut mencapai ratusan juta rupiah. Saat mempertanyakan hal tersebut, Farel mengaku justru dituding boros oleh orang tuanya. Belakangan, Farel menduga sebagian uang hasil jerih payahnya digunakan oleh anggota keluarga untuk kepentingan pribadi, termasuk pembelian seekor kuda tanpa sepengetahuannya.
Klaim dari Pihak Manajemen
Di tengah kondisi finansial tersebut, Farel kini disebut bergantung pada manajer barunya, Muhammad Rais, untuk membiayai sekolah dan kebutuhan operasionalnya di dunia hiburan. Pihak manajemen mengklaim bahwa pengelolaan keuangan Farel di masa lalu sepenuhnya dipercayakan kepada ayah kandung dan ibu tiri tanpa sistem pengawasan yang memadai. Hal tersebut diduga menjadi salah satu penyebab ludesnya aset sang penyanyi cilik.
Perjalanan Karier Farel Prayoga
Sebagai informasi, Farel Prayoga lahir di Banyuwangi, Jawa Timur, pada 8 Agustus 2010. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana di Desa Kepundungan, Kecamatan Srono. Sejak kecil, Farel sudah akrab dengan dunia musik. Ia kerap mengamen dari satu tempat ke tempat lain untuk membantu perekonomian keluarga. Dengan suara khas dan penghayatan kuat, Farel membawakan lagu-lagu berbahasa Jawa, dangdut koplo, hingga pop daerah dengan iringan organ tunggal.
Nama Farel mulai dikenal luas setelah video-video penampilannya viral di media sosial. Titik balik karier Farel terjadi pada 17 Agustus 2022, saat ia tampil di Istana Negara dalam upacara peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia. Membawakan lagu Ojo Dibandingke, Farel berhasil memukau para tamu undangan, termasuk Presiden Joko Widodo, yang ikut bergoyang mengikuti irama. Penampilan tersebut langsung viral dan menjadikan Farel sebagai fenomena nasional.
Kondisi Terkini
Hingga kini, polemik antara keluarga Farel Prayoga dan pihak manajemen masih terus bergulir dan menjadi perhatian publik. Kedua belah pihak pun saling menunggu pembuktian atas klaim yang disampaikan. Masalah ini tidak hanya menjadi sorotan media, tetapi juga menjadi topik hangat di kalangan penggemar dan masyarakat luas.
Beberapa pihak menilai pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan artis, terutama bagi anak-anak yang belum sepenuhnya memahami dinamika bisnis. Selain itu, banyak yang berharap perselisihan ini dapat segera diselesaikan melalui dialog dan kompromi, sehingga tidak merugikan reputasi dan kesejahteraan Farel.
Kemungkinan besar, kasus ini akan menjadi contoh penting dalam menegaskan tanggung jawab keluarga dan manajemen dalam mengelola keuangan artis muda. Dengan adanya pertanggungjawaban yang jelas, diharapkan dapat mencegah konflik serupa di masa depan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar