
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh
nurulamin.pro, BANDA ACEH -Hingga berakhirnya babak pertama, Laga FC Bekasi City menjamu Persiraja Banda Aceh masih 0-0.
Tak ada gol tercipta dalam laga ini, meskipun sangat banyak peluang yang dihasilkan dalam laga yang kick off pukul 15.30 SIB, Sabtu (3/1/2026) di Stadion Stadion Patriot Candra Bhaga Bekasi.
Penyerang FC Bekasi City, Ramadhan Madon diusir wasit di akhir babak pertama, setelah melanggar Pemain Persiraja, Ikhsan Siregar.
Awalnya pemain asal Aceh Timur hanya mendapatkan kartu merah, namun karena protes berlebihan ia diganjar kartu kuning kedua.
Dalam laga itu, Persiraja dominan melakukan serangan, tapi belum ada gol yang tercipta.
Dalam laga kini, Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas tampak melakukan perubahan dengan menggunakan formasi 3-5-2.
Tiga bek tengah dipasang di tembok pertahanan yaitu Aril Kurung, Fava Sheva, dan Muhammad Revan.
Sementara Connor Flynn, Miftahul Hamdi dan Antoni Putra jadi andalan lini serang.
Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas, bertekad meraih hasil positif yang akan dipersembahkan sebagai hadiah pelipur lara bagi warga Aceh yang saat ini sedang bangkit dari musibah banjir dan longsor.
Di tengah bencana yang melanda Tanah Rencong, termasuk yang turut dirasakan oleh keluarga sebagian pemain Persiraja, tim berjuluk Lantak Laju menolak untuk terpuruk.
Empat hari lalu, mereka berhasil mencuri poin di markas pemuncak klasemen, Garudayaksa.
Hasil positif tersebut dipersembahkan untuk masyarakat Aceh.
Akhyar Ilyas menegaskan, dalam laga melawan Bekasi FC, timnya ingin kembali mengulang hasil positif dengan mencuri poin di kandang lawan.
Menurutnya, meraih hasil positif sangat penting di tengah kondisi Persiraja dan Aceh yang sedang dilanda musibah.
Kemenangan, kata dia, akan menjadi obat dan kado bagi masyarakat Aceh yang sedang berduka.
“Sama seperti pertandingan sebelumnya, semua pemain ingin memberikan sesuatu hadiah untuk masyarakat Aceh yang sedang berduka. Oleh karena itu, besok kami ingin menampilkan permainan terbaik untuk menghibur warga Aceh,”ujarnya.
Selain itu, Persiraja juga membutuhkan poin dalam laga ini untuk mendongkrak posisi di klasemen.
Kedua tim dipastikan akan tampil habis-habisan, karena Persiraja dan Bekasi sama-sama mengantongi 19 poin.
Namun, Persiraja berada satu peringkat di atas Bekasi karena unggul selisih gol.
Saat ini, Persiraja menduduki peringkat 4, sementara Bekasi berada di posisi 5.
Posisi puncak klasemen masih ditempati Garudayaksa dengan raihan 28 poin.
Sementara itu, Adihyaksa FC dan Sumsel United berada di peringkat 2 dan 3 dengan perolehan 23 poin.
Persiraja bertekad terus memburu poin di setiap pertandingan.
Mereka tidak ingin kehilangan poin lagi, karena harus mengejar ketertinggalan dari dua klub teratas, yakni Garudayaksa dan Adhyaksa, demi membuka peluang promosi ke Liga 1 Indonesia.
Selain itu, Persiraja juga berambisi membalas dendam atas hasil pada pertemuan pertama.
Pada pertandingan Oktober lalu, mereka ditahan imbang 1-1 oleh Bekasi FC di hadapan ribuan suporternya.
Saat ini, Persiraja tengah berada dalam tren positif.
Seluruh pemain siap tampil, dan hasil imbang melawan Garudayaksa beberapa hari lalu menjadi modal berharga bagi Miftahul Hamdi dan kawan-kawan untuk kembali meraih hasil maksimal di laga ini.
Ahyar Ilyas mengaku timnya tidak harus melakoni perjalanan panjang, karena mereka hanya pindah dari Bogor ke Bekasi, sehingga stamina pemain tidak terganggu.
Ia juga mengakui bahwa di awal musim Persiraja sempat terseok-seok dan beberapa kali gagal meraih kemenangan di kandang sendiri.
Namun kini, skuad Lantak Laju terus menunjukkan konsistensi dan tren menanjak di klasemen serta bersaing ketat di zona promosi.
“Oleh karena itu, menjaga konsistensi permainan menjadi pekerjaan rumah yang harus terus mereka pertahankan,”ujarnya.
Di sisi lain, Bekasi FC juga tak ingin pasrah.
Mereka memiliki tekad yang sama untuk promosi dan berambisi meraih kemenangan di kandang sendiri.
Klub milik pengusaha Putra Siregar itu memang terus menurun di peringkat klasemen.
Oleh karena itu, lantak laju wajib mewaspadai kebangkitan klub berjuluk Black Horse.(*)
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar