Ban Cerdas yang Bisa "Berpikir" Diperkenalkan Michelin di CES 2026

Ban Cerdas yang Bisa "Berpikir" Diperkenalkan Michelin di CES 2026

Ban Pintar Michelin Hadir di CES 2026

Tidak hanya mobil yang semakin canggih, ban juga kini mulai berubah menjadi lebih cerdas. Pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, perusahaan ban ternama Michelin akan memperkenalkan seri ban pintar terbarunya. Ban ini tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk bergulir, tetapi juga mampu memantau kondisinya sendiri secara real-time.

Ban pintar Michelin ini mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk memantau tingkat keausan dan memberikan umpan balik langsung kepada pengemudi maupun sistem kendaraan. Teknologi ini dikembangkan bersama perusahaan teknologi Sonatus, yang dikenal dengan inovasi di bidang otomotif.

Fitur Utama Ban Pintar Michelin

Sistem ini mampu menganalisis berbagai data berkendara, seperti intensitas pengereman, beban kendaraan, hingga gaya menikung. Dari data tersebut, sistem dapat menentukan kondisi kesehatan ban dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi. Dua fitur utama dalam teknologi ini adalah SmartLoad dan SmartWear, yang digadang-gadang akan menjadi pengganti teknologi pemantauan ban konvensional di masa depan.

Michelin memperkirakan bahwa inovasi ini memiliki potensi besar dalam menghemat pasar global hingga 1,68 miliar dolar Amerika Serikat pada tahun 2030. Selain itu, sistem ini terintegrasi langsung dengan platform kecerdasan buatan Sonatus dan dapat disesuaikan dengan berbagai model kendaraan.

Keamanan dan Efisiensi

Seluruh data ban disimpan secara lokal di kendaraan, tanpa harus dikirim ke cloud. Hal ini menjaga privasi pengguna sekaligus memastikan keandalan sistem. Wakil Presiden Digital Twin Technology Michelin, Ali Rezgui, menyatakan bahwa teknologi ini menunjukkan bagaimana keahlian Michelin dalam fisika dan pemodelan ban mampu mengubah data kompleks menjadi informasi yang jelas dan mudah diprediksi.

Menurutnya, sistem ini dapat membantu memperpanjang usia ban, meningkatkan keselamatan berkendara, menekan biaya operasional, serta mendukung mobilitas berkelanjutan. Dengan adanya teknologi ini, pengemudi akan lebih mudah mengambil keputusan berkendara yang tepat.

Demonstrasi di CES 2026

Sebagai demonstrasi, Michelin dan Sonatus akan menampilkan replika Ford Spirit keluaran 1970 yang telah dilengkapi ban pintar ini di CES 2026. Pengunjung dapat melihat langsung data kesehatan ban secara real-time melalui aplikasi Michelin MyTires. Ini menjadi contoh nyata bagaimana teknologi ban pintar bisa diterapkan dalam berbagai situasi.

Persaingan di Pasar Ban Pintar

Michelin bukan satu-satunya pemain di ranah ban pintar. Sebelumnya, pada 2021, Pirelli telah meluncurkan platform Cyber Tire yang mampu mengumpulkan data berkendara lebih luas dibanding sistem pemantauan tekanan ban biasa. Bahkan, platform ini dapat mendeteksi kondisi jalan seperti hujan lebat. Dengan adanya kompetitor seperti Pirelli, persaingan di pasar ban pintar semakin ketat dan menjanjikan inovasi yang lebih baik lagi.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan