
Persija Jakarta Siap Hadapi Persijap Jepara di GBK
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengajak para Jakmania untuk memberikan dukungan penuh kepada tim saat menjamu Persijap Jepara. Laga ini akan menjadi pembuka awal tahun 2026 bagi Persija dalam lanjutan pekan ke-16 BRI Super League yang digelar pada Sabtu, 3 Januari 2026, di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).
"Kami membutuhkan dukungan dari para penggemar," tulis Mauricio saat merespons postingan di akun Instagram Persija, Rabu, 31 Desember 2025.
Pertandingan antara Persija Jakarta dan Persijap Jepara menjadi momen penting bagi kedua tim yang memiliki ambisi berbeda di klasemen sementara BRI Super League. Persija datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya meraih kemenangan meyakinkan atas Bhayangkara FC dengan skor 3-0. Hasil ini membawa Persija naik ke peringkat tiga klasemen dengan koleksi 32 poin, terpaut dua angka dari Persib Bandung dan Borneo FC yang berada di posisi teratas.
Untuk menjaga momentum positif, tim tidak memberikan libur Tahun Baru. Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, menegaskan bahwa fokus penuh harus diberikan oleh seluruh pemain karena jadwal pertandingan sangat padat. Target utama Persija adalah mengamankan tiga poin di setiap laga kandang demi menjaga persaingan di papan atas.
"Kami harus tetap fokus dan bekerja keras. Setiap pertandingan sangat penting, apalagi persaingan di papan atas semakin ketat," ujar Ricky Nelson.
Ia juga mengingatkan para suporter untuk memberikan dukungan secara positif dan tetap menjunjung etika serta regulasi yang berlaku. Dukungan yang sehat akan menjadi energi tambahan bagi Persija tanpa menimbulkan masalah di tengah panasnya rivalitas, khususnya dengan Persib Bandung.
Persijap Jepara Berusaha Bangkit
Di sisi lain, Persijap datang ke Jakarta dengan misi berat. Laskar Kalinyamat terpuruk di posisi ke-17 klasemen dengan 9 poin dari 15 pertandingan. Kekalahan telak 0-4 dari Persebaya Surabaya di laga terakhir tahun 2025 menjadi cambuk motivasi bagi tim asuhan Divaldo Alves.
Gelandang Persijap, Wahyudi Hamisi, menyebut atmosfer SUGBK justru bisa menjadi motivasi tambahan bagi timnya. Alih-alih tertekan, Persijap akan menjadikan GBK sebagai pelecut semangat. Ia optimistis mampu memberikan perlawanan dan mencuri poin dari kandang Persija.
"Kami datang dengan tekad keluar dari zona degradasi. Bermain di GBK jadi tantangan sekaligus motivasi," kata Wahyudi.
Persijap dituntut segera bangkit mengingat jadwal berat sudah menanti. Setelah laga melawan Persija, mereka akan menjamu Dewa United pada 12 Januari dan menghadapi PSM Makassar pada 24 Januari. Poin di Jakarta akan sangat krusial untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Dinamika Kompetisi BRI Super League
Bentrok Persija vs Persijap tak lepas dari pengaruh persaingan di papan atas klasemen. Pada hari yang sama, Borneo FC menjamu PSM Makassar, sementara pemuncak klasemen Persib Bandung dijadwalkan bertandang ke markas Persik Kediri, Senin, 5 Januari 2026.
Hasil laga-laga tersebut berpotensi mengubah peta persaingan menuju gelar juara. Kondisi ini membuat Persija tak boleh lengah. Bermain di kandang sendiri, Macan Kemayoran dituntut tampil maksimal demi menjaga asa bersaing di jalur juara pada sisa musim kompetisi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar