Tim Medis dan Sukarelawan Universitas Trisakti Berangkat ke Aceh untuk Bantu Rehabilitasi
Jakarta Universitas Trisakti mengirimkan tim medis dan sukarelawan ke Aceh pada hari Kamis (11/12) dalam upaya mendukung proses rehabilitasi provinsi Tanah Rencong setelah terkena dampak banjir dan longsor.
Rektor Universitas Trisakti, Kadarsah Suryadi, bersama Wakil Rektor III Yoska Oktaviano, serta Dekan Fakultas Kedokteran Yenny, secara langsung melepas tim yang akan bertugas selama beberapa hari.
"Universitas Trisakti selalu siap hadir membantu masyarakat saat terjadi bencana," ujar Kadarsah dalam keterangan persnya yang dikutip Jumat (12/12).
Tim yang diberangkatkan terdiri dari berbagai elemen, termasuk dokter-dokter dari Universitas Trisakti, Presiden Mahasiswa, perwakilan TBMT, BEM Fakultas Kedokteran, serta unit pencinta alam Aranyacala.
Mereka akan memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang terdampak bencana, melakukan pendataan kebutuhan masyarakat, serta menyalurkan bantuan logistik.
Kadarsah menjelaskan bahwa tim akan bergerak ke berbagai titik yang terdampak bencana di Aceh untuk memastikan bantuan dapat diberikan secara langsung kepada masyarakat.
Selain itu, tim medis juga akan memberikan layanan kesehatan darurat, termasuk pemeriksaan terhadap penyakit infeksi yang sering muncul pasca-banjir.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh sukarelawan yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini," kata Kadarsah.
Dia menekankan bahwa keterlibatan lintas unit dalam program rehabilitasi menjadi bukti nyata solidaritas civitas akademika Universitas Trisakti dalam menjawab kebutuhan masyarakat saat bencana.
Kadarsah berharap penyaluran bantuan bagi warga terdampak bencana bisa berjalan optimal dengan kehadiran tenaga medis, organisasi mahasiswa, hingga unit pecinta alam.
Tujuan Utama Tim yang Diberangkatkan
- Tim medis bertugas memberikan layanan kesehatan darurat kepada warga yang terdampak bencana.
- Sukarelawan melakukan pendataan kebutuhan masyarakat, seperti kebutuhan sandang, pangan, dan tempat tinggal sementara.
- Unit pencinta alam dan organisasi mahasiswa bertugas dalam distribusi logistik dan koordinasi lapangan.
Keberagaman Anggota Tim
- Dokter-dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti.
- Presiden Mahasiswa sebagai perwakilan mahasiswa dalam operasi kemanusiaan.
- Perwakilan TBMT (Taman Bacaan Mahasiswa) yang memiliki pengalaman dalam kegiatan sosial.
- BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Fakultas Kedokteran yang akan memfasilitasi komunikasi antara tim dan masyarakat.
- Unit Aranyacala, yang fokus pada kegiatan lingkungan dan kemanusiaan.
Langkah-Langkah yang Akan Dilakukan
- Penyediaan layanan kesehatan dasar dan pencegahan penyakit infeksi.
- Pemetaan wilayah yang terdampak untuk memastikan distribusi bantuan merata.
- Koordinasi dengan pihak lokal dan lembaga bantuan lainnya agar tidak terjadi tumpang tindih.
Harapan dan Tantangan
Kadarsah menyampaikan harapan agar kehadiran tim dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Aceh. Namun, ia juga mengakui adanya tantangan dalam hal koordinasi dan distribusi logistik, terutama di daerah yang sulit dijangkau.
Dengan kombinasi tenaga medis, organisasi mahasiswa, dan unit pecinta alam, Universitas Trisakti berupaya memberikan bantuan yang efektif dan berkelanjutan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar